• Minggu, 3 Juli 2022

Dianggap Remeh, Bhayangkara Samator Lumpuhkan Pertamina Pertamax di Final Four Proliga 2022

- Minggu, 13 Maret 2022 | 20:42 WIB
Pertandingan Final Proliga 2022 antara Bhayangkara Samator (merah) dan Pertamina Pertamax.
Pertandingan Final Proliga 2022 antara Bhayangkara Samator (merah) dan Pertamina Pertamax.



DIANGGAP remeh, tim bola voli putra dan juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator berpeluang besar lolos ke grand final PLN Mobile Proliga 2022 setelah mengalahkan Jakarta Pertamina Pertamax  3-0 (25-19, 25-21, 25-23) pada hari terakhir final four seri pertama di GOR Kawah Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Ahad (13/3).

Bhayangkara Samator hanya menyisakan satu laga melawan Jakarta BNI 46, pekan depan, sedangkan Pertamina Pertamax masih menyisakan dua laga melawan BNI 46 dan Bogor LavAni. Dari empat tim yang berlaga, Bhayangkara Samator yang sudah dalam posisi terbaik untuk lolos final four. Sehari sebelumnya, Bhayangkara Samator juga menang 3-2 atas Bogor LavAni.

Baca Juga: Tanpa 5 Pemain karena Covid19, Tim Voli Bogor LavAni Bungkam BNI 46

Pelatih Bhayangkara Samator, Sigit Ari Widodo, mengakui senang timnya berpeluang besar lolos ke grand final. "80 persen tim kami sudah aman ke final four," tandas Sigit.

Kemenangan timnya, lanjutnya, karena Pertamina Pertamax menganggap remeh tim asuhannya. "Saya melihat Pertamina Pertamax menganggap remeh kami," tambah Sigit.

Pertandingan Bhayangkara Samator dan Pertamina Pertamax sendiri sempat terhenti sekitar delapan menit pada set kedua, saat Bhayangkara Samator unggul 23-20. Picunya adalah protes pemain dan ofisial Pertamina Pertamax setelah wasit memberi angka bagi Bhayangkara Samator padahal  Yuda Mardiansyah Putra menjangkau bola di daerah Pertamina Pertamax atau melewati net. Pertamina Pertamax sempat ngambek menolak melanjutkan pertandingan.

Baca Juga: Jakarta Pertamina Pertamax Hantam Juara Bertahan Samator, Kokoh di Puncak Klasemen Proliga 2022

Wasit Indra Muflih menyatakan mengulang. Namun, kubu Pertamina Pertamax tetap menolak melanjutkan laga. Pemain Pertamina Pertamax baru mau melanjutkan pertandingan setelah pengawas wasit (SRC) Rudi Dwiprana mengganti Indra dengan Dadan Prarudiana.

Pascal Wilmar, pelatih Pertamina Pertamax, mengakui timnya banyak dirugikan wasit sehingga mental pemain menurun.

Dalam laga ini para pemain Pertamina Pertamax sering melakukan kesalahan sendiri, terutama servis sejak set pertama. "Saya akui memang sejak awal servis anak-anak sering salah. Dan, semakin lama semakin menurun karena banyak dirugikan wasit," tambah Pascal.***

Halaman:

Editor: Aba Mardjani

Tags

Terkini

Profil dan Biodata Aprilia Manganang

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:26 WIB

5 Pemain Voli Tertinggi di Dunia

Senin, 27 Juni 2022 | 15:34 WIB
X