• Selasa, 7 Februari 2023

Ini 17 Daftar Kerusuhan Terburuk di Stadion Sepakbola, Tragedi Kanjuruhan Peringkat 2 Setelah Peru

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:09 WIB


AMAT disayangkan bahwa tragedi sepakbola terburuk kedua harus disematkan ke Indonesia menyusul kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada pertandingan antara tuan rumah Arema FC dan Persebaya Surabaya di Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2022.

Angka sementara, jumlah korban tewas yang beredar di media adalah 127 orang, jumlah terbesar kedua setelah tragedi di Stadion Lima, Peru. Tahun 1964. Ketika itu, korban tewas mencapai 318 hingga 328 orang.

Jumlah 127 orang itu menjadi 1 lebih banyak dibandingkan apa yang terjadi di Ghana pada tahun 2001.

Berikut daftar sejarah kelam sepakbola dunia dari berbagai sumber:

LIMA (328)
Tanggal
: 24 Mei 1964
Tempat: Stadion Nasional Lima, Peru
Korban tewas: 328 orang
Korban cedera: 500-an orang
Pembatalan gol Peru di gawang Argentina di kualifikasi Olimpiade Tokyo 1964 membuat fan Peru menyerbu lapangan. Polisi menghalau massa dengan gas air mata membuat massa panik dan berebutan keluar stadion. Korban meninggal antara lain juga karena asfiksia (kehilangan kadar oksigen dalam tubuh) karena gas air mata. Ada yang menyebut jumlah korban 328 ada juga yang mengatakan 318 orang.

MALANG (127)
Tanggal
: 1 Oktober 2022
Tempat: Stadion Kanjuruhan, Malang
Korban tewas: 127 orang (belum resmi)
Korban cedera: belum diketahui
Tragedi ini terjadi pada pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya di mana fan kedua tim –Aremania dan Bonek—punya sejarah permusuhan panjang. Bentrok kedua fan juga ikut menewaskan 2 aparat keamanan.

GHANA (126)
Tanggal: 9 Mei 2001
Tempat: Stadion Accra Sports, Accra, Ghana
Korban tewas: 126 orang
Korban cedera: tidak diketahui
Tragedi terjadi di akhir pertandingan Hearts of Oak dan Sante Kotoko ketika Accra Hearts unggul 2-1. Kerusuhan fan yang terjadi di akhir pertandingan membuat polisi menembakkan gas air mata. Penonton panik mencoba keluar, tapi pintu terkunci. Harry Zakour dari tim Hearts, mempersalahkan apparat yang menembakkan gas air mata menambah jumlah korban.

HILLSBOROUGH (96)
Tanggal: 15 April 1989
Tempat: Stadion Hillsborough, Sheffield, Inggris
Korban tewas: 96 orang
Korban cedera: tidak disebutkan
Tragedi ini terjadi di semifinal FA Cup 1988-89 antara Liverpool dan Nottingham Forest

KATHMANDU (93)
Tanggal
: 12 Maret 1988
Tempat: Stadion Dasarath Rangasala, Kathmandu, Nepal
Korban tewas: 93 orang
Korban cedera: 100 orang lebih
Sedikitnya 80 hingga 93 orang kehilangan nyawa karena panik mencoba melarikan diri dari badai es besar selama pertandingan antara tim Nepal dan Bangladesh. Kerumunan berusaha keluar dari stadion melalui terowongan di teras selatan tetapi menyebabkan tabrakan yang fatal. Konon dari 8 pintu, hanya 1 yang dibuka. Dari korban tewas, 2 di antaranya apparat keamanan

GUATEMALA (80)
Tanggal
: 16 Oktober 1966
Tempat: Mateo Flores National Stadium, Guatemala City, Guatemala
Korban tewas: 80 orang lebih
Korban cedera: 180-an orang
Puluhan orang terinjak-injak atau mati lemas ketika para penggemar mencoba masuk ke stadion pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Guatemala dan Costa Rica. Sekitar 80 orang, termasuk anak-anak, tewas dan sekitar 180 lainnya terluka.
Jumlah penonton yang melebihi kapasitas ikut jadi picu. Selain penonton tak bertiket yang masuk, juga penonton yang masuk dengan tiket palsu. Insiden terjadi sekitar 1 jam sebelum pertandingan. Stadion berkapasitas 45 ribu dijejali 60 ribuan orang.

Halaman:

Editor: Aba Mardjani

Tags

Terkini

Legenda Timnas Berdiskusi, Kritik Pedas PSSI

Senin, 6 Februari 2023 | 22:38 WIB

Ini Target LaNyalla Mattalitti untuk Timnas Indonesia

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:15 WIB

Tujuh Jurus LaNyalla Perbaiki Sepak Bola Indonesia

Kamis, 26 Januari 2023 | 20:47 WIB

Ini Janji Maya Damayanti Untuk Sepakbola Indonesia

Rabu, 18 Januari 2023 | 15:14 WIB
X