• Senin, 15 Agustus 2022

Resmi! Baubacar Kamara Merapat di Aston Villa

- Jumat, 1 Juli 2022 | 12:32 WIB
Steven Gerrard ingin membawa lebih banyak pemain bertalenta ke Aston Villa di jendela transfer musim ini.
 
Ia meminang gelandang Prancis Boubacar Kamara. Kamara secara resmi bergabung dengan Villa setelah kontraknya dengan Marseille berakhir, di mana ia memulai perjalanan sepak bolanya pada usia lima tahun. 
 
Selama kebangkitannya melalui akademi Marseille, Kamara sering mengenakan ban kapten, dan ia dipercaya untuk memimpin tim utama Les Olympiens dalam berbagai kesempatan setelah melakukan debutnya dalam pertandingan Piala Liga Prancis dengan Sochaux pada 2016, tak lama setelah ulang tahunnya yang ke-17.
 
Ia melakukan debutnya di Ligue 1 dan Liga Europa sebelum mencapai 18. Sekarang 22, Kamara memiliki 151 klub senior mulai namanya - dan ia baru-baru ini mendapatkan tiga caps pertamanya untuk Prancis.
 
“Saya beruntung merekrutnya dalam pra-pelatihan pada usia 13 sampai kontrak profesionalnya,” Jean-Luc Cassini, yang mengawasi perkembangan Kamara di Marseille, mengatakan kepada BirminghamLive. “Saya adalah direktur pra-pelatihan, lalu direktur pelatihan di Marseille.
 
“Ia selalu bermain di kategori usianya sampai  berusia 16 tahun, sangat sering memakai ban kapten di tim yunior. Pada usia 17, ia bergabung dengan cadangan profesional dan menjadi starter yang tak terbantahkan. Pada usia 18, ia berada di grup profesional bersama Rudi Garcia yang memainkannya enam kali di musim ini dan memainkannya di Liga Europa melawan Leipzig.”
 
Kamara adalah pemimpin dalam cetakan Gerrard. Mantan kapten Liverpool dan Inggris Gerrard tidak pernah dikenal karena suaranya yang keras, sebaliknya ia memimpin dengan memberi contoh dengan komitmen dan penampilan sepenuh hati di ruang mesin.
 
Di lapangan Kamara dominan, destruktif dan tidak mementingkan diri sendiri di lini tengah. Jauh dari itu, ia menjalani kehidupan yang tenang dengan tunangan Coralie Porrovecchio dan putra Kingsley dan Leeroy.
 
“Di akademi, Bouba memiliki perilaku yang sangat baik,” lanjut Cassini. “Dia agak pemalu dan bijaksana, tidak pernah ekstrover.
 
"Dia terus tinggal dan tidur di pusat pelatihan, sementara dia berlatih dan bermain dengan para profesional, sampai mendapatkan gelar sarjana muda. Ia selalu bersikap dingin dan dihargai oleh anak-anak muda di pusat pelatihan.
 
 
 

Editor: Eko Yulianto

Tags

Terkini

Carlo Ancelotti Berniat Pensiun? Ini Alasannya

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:20 WIB

David de Gea Kambing Hitam Kekalahan Telak MU

Minggu, 14 Agustus 2022 | 06:27 WIB

Nuno Tavares Hijrah ke Olympique de Marseille

Sabtu, 30 Juli 2022 | 20:13 WIB

Bek Bologna Arthur Theate Ditarik ke Rennes

Jumat, 29 Juli 2022 | 17:07 WIB
X