Erick Thohir Punya Impian Besar bagi Timnas Indonesia, ‘Boleh Dong Mimpi’, Katanya

- Rabu, 24 Mei 2023 | 21:47 WIB
Erick Thohir dan pemain naturalisasi Ivar Jenner. (PSSI)
Erick Thohir dan pemain naturalisasi Ivar Jenner. (PSSI)


SEBAGAI Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku punya banyak impian bagi kemajuan sepakbola Indonesia. Sebut misalnya masuk 100 Besar peringkat FIFA, bahkan bisa masuk ke putaran final kompetisi bergengsi dunia.

Karena itu, bersama jajaran pengurus PSSI lainnya, Erick menyiapkan banyak program penting yang bermuara pada penguatan tim nasional Indonesia seperti diutarakannya dalam Konferensi Pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/5).

Erick membeberkan sejumlah langkah sistematis yang tengah dia siapkan bersama tim di PSSI. Pertama, mengundang tim-tim besar dan terkuat dunia. Salah satu yang terdekat adalah dengan Argentina.

Erick Thohir juga menyebutkab bahwa ia sudah melakukan pembicaraan tahap awal dengan negara-negara seperti Maroko, Brasil. Portugal, hingga Rusia.

 “Namun, kita hanya bisa mengundang 1 negara dengan tim terkuat 1 kali setiap tahun. Harus ada pertandingan di mana kita dapat poin ranking. Dan ada juga pertandingan untuk menunjukkan bahwa sepakbola kita dipercaya dunia,” katanya.

Langkah Kedua, lanjut Erick Thohir, memperbaiki ranking timnas dengan memperbanyak FIFA Match Day dengan tim-tim dunia yang memungkinkan bagi Indonesia untuk meraih poin. Salah satu yang terdekat adalah dengan Palestina.

 “Pada FIFA Matchday bulan Juni 2023 ini kita membuat gebrakan, kita lawan Palestina yang sekarang sudah ada di ranking 94 dunia. Rankingnya masih lebih baik dari Indonesia yang ada di posisi 149. Ini kita siapkan. Dengan Burundi juga sudah, kita menang, dan seri. Itu semua langkah-langkah nyata yang kami dorong,” ujarnya.

Langkah ketiga untuk mempersiapkan timnas Indonesia yang kuat, menurut Erick Thohir, adalah melanjutkan arahan Presiden Joko Widodo untuk membangun tim dengan memperkuat pemain-pemain muda. 

Tim muda yang saat ini ada pada usia 20, 22, dan 23 tahun, nanti pada saat Piala Dunia Tahun 2026 sudah berusai 22 – 25 tahun. Lalu pada 2031 sudah di usia 25-28 tahun.

Salah satu langkah yang sudah dilakukan saat ini adalah dengan menyelesaikan proses naturalisasi pemain-pemain berbakat berdarah Indonesia. Terbaru adalah dengan rampungnya proses naturalisasi Rafael William Struick dan Ivar Jenner.

“Makanya tadi kita siapkan pemain muda kita yang akan menjadi Core dan pendampingan tim nasional untuk mempersiapkan timnas di event internasional. Ada banyak event yang sangat berat di tingkat Internasional, ada Asian Games, ada babak penyisihan Piala Dunia tahun 2026 yang sudah dimulai tahun ini.”

“Ini mimpi kita tidak menginjak tanah. Tapi boleh dong kita mimpi. Mimpi ini harus dijalankan secara serius. Dimulai dengan mempersiapkan babak penyisihanan mulai tahun ini, Oktober-November 2023, lalu ada Asia Cup,” tandas Erick Thohir.***

 

Facebook Twiiter Google Plus Email

Editor: Aba Mardjani

Tags

Terkini

X