30 November 2021 10:12 WIB
Oleh : aba

Skenario Jika Canélo Alvarez Tantang Makabu di Kelas Penjelajah

David Benavidez

PANDEMI Covid-19 sepertinya tak lagi banyak pengaruhnya bagi pertinjuan dunia. Orang tetap waspada, tapi dinamika harus tetap terjaga. Pertarungan besar terus saja digelar. Tiket mahal tetap dibayar.

Kita lihat situasi yang berkembang di kelas menengah super [76,2kg], misalnya.

Atas nama legasi, warisan bersejarah, Saul Canélo Alvarez, juara kelas menengah super undisputed (WBA/WBC/IBF/WBO), mengirimkan proposal kepada WBC untuk bertarung dengan Ilunga Makabu, juara kelas penjelajah [90,7kg] WBC asal Kongo.

Ini memang akan jadi laga bersejarah karena Canélo melompati kelas berat ringan [79,4kg] untuk bertemu Makabu. Menariknya, dalam Konvensi WBC beberapa waktu lalu, petisi kubu Canélo diterima. Canélo dan Makabu bahkan diamprokkan di Konvensi WBC tersebut.

Tapi, tinju bukan milik penuh Canélo. Thabiso Mchunu, petinju Afrika Selatan pemegang hak duél wajib melawan Makabu, menolak dibayar untuk memberikan kesempatan Canélo jumpa Makabu.

Logikanya, Mchunu tak ingin santapan gratis. Ia ingin mengais uang lebih banyak dengan bertarung melawan Makabu untuk menangguk uang besar melawan Canélo jika bisa mengalahkan Makabu. Jika Canélo dibiarkan bertarung dengan Makabu dan menang, belum tentu Canélo mau meladeni Mchunu.

Masuk akal.

Maka, Makabu akan bertarung dengan Mchunu pada 29 Januari 2022 di Warren, Ohio, AS. Pemenangnya baru diadu dengan Canélo.

Canelo Alvarez (kiri) & Ilunga Makabu di Konvensi WBC.

Nah, jika Canélo naik ke kelas penjelajah, artinya gelar di kelas menengah super WBC bisa dianggap lowong. Ini memungkinkan terjadi pertarungan antara David Benavidez dan David Lemieux.

Benavidez dua kali jadi juara menengah super WBC dan penantang wajib. Lemieux kini di posisi 2 penantang.

Belum ada pembicaraan untuk materialisasi pertarungan ini. Dewan Direktur WBC juga belum menyebutkan nama Lemieux. Tapi, sumber-sumber agak lengket dengan kedua pihak, Sampson Lewkowicz, promotor Benavidez, dikatakan sudah menjalin kesepakatan dengan kubu Lemieux melalui promotor Camile Estephan.

Di luar hubungan ‘bilateral’ itu, Lewkowicz kabarnya juga melakukan pembicaraan in-house dengan Jermall Charlo, juara kelas menengah WBC yang berada di bawah genggamannya. Materialisasi pertarungan Benavidez-Charlo bisa dikatakan lebih mudah.

Tapi, Lewkowicz tentu bukan satu-satunya promotor yang menginginkan hidangan di atas meja itu.

Berita Terkait