24 November 2021 20:07 WIB
Oleh : eko

Tak Hanya Hasilkan 5 Pemecahan Rekornas, 2 Lifter Berhasil Lampaui Prestasi Lifter di Kejuaraan Dunia Remaja 2021

GELARAN Kejurnas Angkat Besi Remaja & Junior 2021 yang berlangsung di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, telah berakhir pada Rabu(24/11). 

Hasil dari Kejurnas kali selain muncul bibit baru lifter yang kelak akan menggantikan posisi senior mereka di Pelatnas PABSI, juga telah terjadi 5 pemecahan Rekornas Nasional(Rekornas). 

Lima Rekornas yang telah dipecahkan di masa Pandemi Covid-19 itu, masing-masing, 2 Rekornas Putra Kategori Remaja serta 3 Rekornas Kategori Junior. 

Dua Rekornas Putra Remaja berhasil dipecahkan oleh lifter asal Lampung, Muhammad Husni di kelas 55 Kg untuk jenis angkatan Clean & Jerk atas-nama M. Ramdhan Notone(Bengkulu) yang diraih pada Kejurnas PPLP, SKO Lampung dari 116 Kg menjadi 126 Kg. 

Husni juga mampu memecahkan Rekornas Remaja pada Total Angkatan dari 212 Kg menjadi 227 Kg yang dibuat oleh M. Ramdhan Notone pada Kejurnas PPLP, SKO, Lampung. 

Tak hanya itu, M. Husni yang juga merupakan lifter binaan Padepokan Angkat Besi Gajah Lampung itu juga berhasil memecahkan 2 Rekornas Junior di kelas 55 Kg, yakni untuk angkatan Clean & Jerk dan Total Angkatan atas-nama Andrean Putra Albin yang juga lifter asal Lampung dari 125 Kg menjadi 126 Kg, Rekornas ini diukir oleh Andrean Putra Albin di Kejuaraan AJC 2019 di Pyongyang, Korea Utara. 

Sedangkan di Total Angkatan, M. Husni mencatat angkatan seberat 227 Kg melampui angkatan Andrean Putra Albin seberat 223 Kg di Kejuaraan AJC 2019 , Pyongyang, Korea Utara di 2019.

 Sedangkan 1 Rekornas Junior Putri juga berhasil dipecahkan oleh lifter asal Lampung, Adelia Prasasti di kelas 45 Kg untuk angkatan Clean & Jerk atas-nama lifter Riska Nur Amanda(Kalsel) yang diukir di ajang Popnas Jakarta 2019 dari 85 Kg menjadi 86 Kg.

Selain itu, ada catatan khusus bagi prestasi yang diraih Muhammad Husni dari ajang ini yang melampui catatan angkatan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Remaja 2021 di Jeddah, Saudi Arabia, medio Oktober lalu. 

Pada kelas 55 kg Putra, angkatan Snatch  101 kg lifter asal Lampung berusia 16 tahun itu melampaui angkatan peraih medali perak lifter, Saudi Arabia, Ali Majid  seberat 100 kg. Begitu juga pada angkatan Clean & Jerk seberar 126 kg, ia melampaui  peraih medali emas lifter Mexico, Adolfo   seberat 125 kg. 

Total Angkatan, Husni seberat 227 kg juga melampaui peraih medali emas atas Nama Thongsuk  16 thn dari Thailand seberat 223 kg.

Selain itu, di kelas 49 kg Putri angkatan Snatch  75 kg lifter Luluk Diana Tri (Jatim) 16 tahun, berhasil melampaui peraih medali emas atas nama Lopez 17 tahun dari Kolombia seberat 73 kg. 

Pada angkatan Clean & Jerk  88 kg
lifter Luluk  Diana Tri  berhasil menyamai peraih medali perunggu juga atas ama Lopez seberat 88 kg. 

Juga dalam Total Angkatan seberat 163 kg, Luluk  berhasil melampaui peraih medali Perunggu, Lopez dari Kolombia seberat 161 Kg. 

Kedua lifter juga dinobatkan sebagai lifter terbaik pada Kejurnas kali ini. 

Menurut Tim Pemandu Bakat PABSI yang diterjunkan dalam Kejurnas kali ini, Dikdik Jafar Sodik, prestasi yang diraih para lifter peserta Kejurnas sangat di luar prediksi.

"Hasil yang telah dicapai M.Husni dan Luluk akan kami evaluasi agar bisa dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi. Mereka perlu pendampingan dan pengawasan yang lebih intens, sehingga ketika mereka ke jenjang usia emas mereka bisa meraihnya, " papar Dikdik Jafar Sodik. 

Ia juga berharap hasil dari kejuaraan-kejuaraan level Remaja dan Junior bisa menghasilkan lifter-lifter yang mampu meraih emas di ajang Olimpiade 2024 maupun 2028 kelak. 

 

Berita Terkait