08 November 2021 08:17 WIB
Oleh : eko

Para Bulutangkis Menyuguhkan Partandingan Menarik

LAGA seru langsung tersaji di babak 32 besar cabang olah raga para bulutangkis di Peparnas Papua 2021. Dalam sejumlah nomor yang dipertandingkan di GOR Cendrawasih, Jayapura, Minggu (7/11), aksi pemain para bulu tangkis berkualitas sehingga tercipta pertandingan yang ketat. 

Pada tunggal putra SL3, pemain asal Riau, Jhon Kenedi harus menjalani pertandingan ketat saat berhadapan depan atlet DKI Jakarta Marolop Jaya Lumban Tobing. Jhon meraih kemenangan 21-19, 22-20 atas Marolop.

Kemenangan diraih oleh pemain NTB, Zulhalpi atas pemain Papua, Arnoldus Betteng, 21-12, 21-12, serta kemanangan mudah yang diraih oleh Agustang (Sulawesi Tenggara) atas Agus Aronggear dari Papua Barat dua gim langsung 21-2 dan 21-5.

Hasil bagus juga diraih oleh pebulutangkis asal DKI Jakarta lainnya Khoirur Roziqin yang turun di SL3. Khoirur mampu menyingkirkan pemain asal Yogyakarta, Witadi straight game, 21-14, 21,10, 

“Lawan yang saya hadapi tadi cukup berat karena merupakan pemain senior, jadi saya harus pintar-pintar mengatur strategi. Saya bersyukur bisa menang dan melaju ke babak selanjutnya,” kata Khoirur Roziqin.

Kemenangan Khoirur Roziqin memang sudah diprediksi oleh pelatih. “Permainan Khoirur konsisten sepanjang pertandingan tadi. Selama ini ia juga serius dalam mempersiapkan diri untuk tampil di Peparnas,” jelas Ghessa Salo, pelatih para bulutangkis DKI Jakarta.

Langkah mulus juga dilewati oleh Ilyas Rachmad Ryandani yang turun di tunggal putra kategori TRW. Pebulutangkis asal Jawa Timur itu menunjukan langsung permainan bagus untuk mengalahkan wakil DKI Jakarta, Christian Agustinus Abas. Unggul kualitas permainan membuat Ilyas yang merupakan unggulan pertama itu menang 21-15, 21-7. 

“Saya merasa senang bisa menang di pertandingan pertama ini. Tadi saya hanya fokus untuk bermain bagus,” kata Iyas.

Juara dunia tunggal putra TRW tahun 2018 itu berambisi untuk mempertahankan prestasi bagus yang ia raih di Peparnas 2016.

“Saya ingin dapat medali emas lagi di Peparnas karena pada Peparnas di Bandung saya bisa jadi juara. Saya harus jada kondisi fisik dan harus cukup istirahat,” tandas Ilyas. 

 

Berita Terkait