13 October 2021 17:05 WIB
Oleh : aba

Arnoldus Persembahkan Emas bagi Papua dari Arena Atletik

KONTINGEN Papua akhirnya bisa mendulang medali emas dari atletik di PON XX Papua 2021. Medali itu disumbangkan atlet lempar cakram Arnoldus Gawai Kaize di Arena Atletik Mimika Sport Complex, Rabu (13/10/2021). Ia mendapatkan medali emas dengan lemparan sejauh 49,78 meter.

Medali perak direbut Hardodi Sihombing (Sumatera Utara) dengan lemparan 49,70m. Perunggu direbut Galih Yoga (Jateng) dengan lemparan 47,74m.

"Ini penampilan pertama saya di PON dan emas ini saya persembahkan untuk tanah Papua," ujar Arnoldus.

"Saya senang sekali dan bangga, ini bukti bahwa orang Papua bisa," imbuhnya.

Meski meraih emas, Arnoldus gagal memecahkan rekor PON nomor lempar cakram putra yang dipegang atlet Jawa Timur Hermanto dengan lemparan sejauh 50,26 meter di PON XVIII Riau 2012.

Pertandingan berjalan menarik. Hardodi sempat membuka peluang meraih emas setelah mencatatkan lemparan 49,70 meter pada kesempatan kedua.

Ia menduduki peringkat pertama untuk beberapa waktu. Galih berupaya mematahkan catatan lemparan Hardodi pada kesempatan keempat, tetapi gagal setelah hanya mampu mencetak lemparan sejauh 47,74 meter.

Arnoldus sempat tidak maksimal pada kesempatan-kesempatan awal. Namun, jelang tiga kesempatan terakhir, ia mulai unjuk gigi. Pada kesempatan keempat, Arnoldus hampir mematahkan torehan Hardodi setelah membukukan lemparan 48,54 meter.

Baru pada kesempatan keenam, atlet yang menjalani debut di PON itu sukses melakukan lemparan terbaik dengan torehan 49,78 meter. Sementara Hardodi gagal mempertajam catatan lemparannya.

Arnoldus pun berhasil mengunci emas pertama untuk Papua di cabang olahraga atletik. Usai pertandingan, dia meluapkan kegembiraan dengan berlari mengelilingi lapangan, diiringi sorak sorai penonton yang hadir.

Arnoldus mengaku sempat tampil ragu dan tidak tenang di awal-awal lomba. Namun, jelang kesempatan terakhir, ia berusaha fokus untuk memberikan hasil terbaik.

"Di lemparan terakhir, di situ baru saya fokus, saya tenang, saya harus bisa juara dan memberikan yang terbaik di lemparan terakhir," kata atlet bernomor dada 220 itu.

Berita Terkait