18 September 2021 19:43 WIB
Oleh : eko

Evos Bogor Siap Bersaing di IBL 2021/2022

KLUB Evos Basketball Bogor, siap bersaing dalam Kompetisi Indonesia Basket League (IBL) musim 2021-2022, bersama tiga tim pendatang baru lainnya yakni Bumi Borneo Basketball, Hawks Basketball, dan RANS PIK Basketball.

Hal itu ditegaskan salah satu perwakilan manajemen Evos Toni Pebriyanto, Kamis (16/9/2021). “Setelah dinyatakan lolos kami akan fokus pada persiapan tim yang bakal diturunkan pada IBL musim 2021-2022. Bahkan kami berniat mencari potensi-potensi lokal Kota Bogor untuk memperkuat tim Evos,” ujarnya.

Toni menjelaskan, kehadiran Evos Basketball Bogor, di Kota Bogor, disambut baik oleh Wali Kota Bima Arya Sugiarto. Bahkan jajaran Pengurus Cabang Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Bogor.

“Dukungan tersebut, tentunya jadi spirit bagi kami kedepan dalam mengarungi kompetisi IBL musim 2021-2022. Terlebih lagi, misi kami adalah, ingin menggairahkan kembali basket Kota Bogor,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perbasi Kota Bogor, Adjie Martha merespon positif kehadiran Evos Basketball Bogor di Kota Bogor. Apalagi, saat ini Evos merupakan salah satu klub basket yang akan jadi wakil Kota Bogor, berlaga di IBL musim 2021-2022.

“Kami dari Perbasi Kota Bogor pasti mendukung. Terlebih kehadiran Evos Basketball Bogor, sebelumnya telah menempuh jalur yang tepat, yakni berkoordinasi dengan Wali Kota, Pengcab, maupun Pengprov Perbasi Jawa Barat,” tegasnya.

Bukan itu saja, Adjie Martha juga mendukung ‘home base’ Evos Basketball Bogor, di Gelanggang Olahraga (GOR) Indoor A Pajajaran Kota Bogor.

“Saya setuju home base Evos Basketball Bogor di Kota Bogor. Karena dengan jadinya GOR Pajajaran sebagai homebase mereka, maka kedepannya geliat olahraga basket akan lebih maju,” kata Adjie Martha.

Sementara itu, Direktur utama IBL, Junas Miradiarsyah menyatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi secara menyeluruh terhadap klub pendatang baru.

“Kami akan melakukan verifikasi dan menentukan empat klub baru yang terpilih sebagai anggota Indonesia Basket League (IBL),” seperti dikuti dari tulisnya dalam akun @iblindonesia, Kamis (16/9/2021).

Dia mengatakan, Menteri Kesehatan RI juga mendukung pelaksanaan IBL musim 2021- 2022 dengan ada pemain asing dan penonton. “Dukungan itu jelas menambah semangat kami dalam menyelenggarakan IBL musim 2021-2022. Namun teknisnya seperti apa, nanti kamai akan koordinasi lebih lanjut,” ujarnya.

Sejak perubahan manajemen pada tahun 2019, IBL memang berkomitmen untuk semakin memajukan industri bola basket di Tanah Air.

“Kami merancang program jangka menengah dan panjang. Satu persatu program tersebut sudah berhasil diwujudkan,” tutur Junas Miradiarsyah.

“Penambahan empat tim untuk mulai bersaing di musim kompetisi IBL 2022 merupakan bagian dari perencanaan dua tahun lalu dimana nantinya menambah jumlah pertandingan dan periode kompetisi yang makin panjang,” sambung Junas Miradiarsyah.

Ia menambahkan, bertambahnya jumlah klub sekaligus memperluas penyebaran klub ke berbagai daerah.

Empat anggota baru IBL juga memiliki komitmen serta visi dan misi mulia mengangkat potensi para pemain muda di daerah masing-masing

“Semula klub-klub IBL tersebar di delapan kota, kompetisi mendatang akan diikuti 16 tim dari 12 kota di seluruh Indonesia. Dan kami berharap potensi para pemain muda juga semakin tergali,” ungkapnya. 

Berita Terkait