05 August 2021 09:49 WIB
Oleh : aba

Jelang Duél Lawan Errol Spence, Pacquiao Merasa Dirinya Lebih Muda

MANNY Pacquiao merasa dirinya justru lebih bugar dan muda setelah dua tahun tak naik ring. Hal itu dikatakan POaacquiao dalam latihan jelang pertarungan akbar melawan Errol Spence jr, juara kelas welter WBC/IBF.

Pacquiao, Senatior Filipina berusia 42 tahun, akan naik ring pada 21 Agustus di Las Vegas.

“Saya bisa saja pilih beberapa lawan mudah,” kata Pacquiao, Rabu (4/8). “Saya pilih lawan terbaik karena saya ingin menambah legasi dan pencapaian préstasi saya. Saya akan buktikan bahwa saya belum habis.”

Pacquiao (62-7-2, 39 KO), terakhir naik ring lebih dari dua tahun lalu, Juli 2019, ketika ia mengalahkan Keith Thurman dan merebut gelar kelas welter WBA super.

Sabuk gelar itu dicopot WBA karena ia lama tak naik ring. Posisinya menjadi champion in recess, sementara status Yordenis Ugas dinaikkan dari juara regular menjadi juara super.

“Bagus saya tak bertinju selama dua tahun. Itu membantu tubuh dan pikiran saya. Kini saya merasa nyaman dan berasa seperti muda lagi.”

“Saya tak pernah membayangkan akan berada pada situasi seperti sekarang ketika awal kali berkarier. Berada di sini dan masih bisa berhadapan  dengan lawan terbaik adalah murni hadiah yang saya terima.”

Pertarungan melawan Spence Jr bisa juga disebut pertaruhan. Jika kalah, bisa saja ia mundur untuk selamanya.

“Ini bisa saja jadi pertarungan terakhir saya, atau bisa jadi juga bukan,” tambahnya. “Sepertiu selalu saya katakan, saya ambil satu-satu. Setelah pertarungan ini saya akan bicarakan renacana saya dan kita lihat saja apakah akan ada duél berikutnya.”

“Saya ingin bertarung dan mempersembahkan kebanggaan kepada negara saya. Pada saat yang sama, saya juga ingin tunjukkan pada diri saya bahwa saya masih bisa di usia 42.”

Menurut Pacquiao, ia masih merasa sama seperti 15 tahun kariérnya sebelumnya dan siap menghadapi petinju agresif seperti Spence Jr yang mengantongi rekor 27-0 dengan 21 kali menang KO.

“Saya banyak diuntungkan di duél ini. Speed dan power, diiringi strategi dan pengalaman, semuanya menguntungkan saya.”

“Kami siapkan strategi yang bisa kami manfaatkan melawan petinju kidal. Jika ia mau bertarung toe-to-toe, itu akan menguntungkan saya. Kami siap untuk apapun. Jika ia mau memanfaatkan kelebiuhan jangkauannya, kami juga siap.”

Untuk pertarungan ini, Pacquiao mempersiapkan diri Wild Card Gym milik Freddie Roach.

Berita Terkait