21 July 2021 16:07 WIB
Oleh : eko

Timnas Olimpiade Brasil Diperkuat Veteran Alaves

TIMNAS Brasil yang tampil di ajang Olimpiade Tokyo 2020 masih diperkuat oleh kapten tim veteran Dani Alves yang telah bermain di panggung terbesar sepakbola dunia. 


Pemain berusia 38 tahun itu mencatat 118 kali penampilan untuk tim nasional Brasil, tampil di dua Piala Dunia dan di level klub ia memenangkan tiga gelar Liga Champions bersama Barcelona tetapi akan memulai debutnya di Olimpiade sebagai pemain di atas usia untuk peraih medali emas bertahan.

Full-back menunjukkan bahwa ia siap untuk menikmati kesempatan itu dengan menggunakan interkom selama penerbangan tim ke Jepang untuk membaca instruksi keselamatan sambil mengenakan syal leher pramugari.


“Mereka yang mengenal saya, tahu saya memiliki semangat muda dan karena ini pertama kalinya saya akan memiliki pengalaman yang sama dengan para pemain muda. Meskipun saya telah menikmati beberapa momen besar dalam karir saya, mengingat ini adalah pertama kalinya saya di Olimpiade, saya merasakan beberapa kupu-kupu di perut saya,” katanya dalam konferensi pers.

“Berada di sini benar-benar perasaan yang istimewa. Saya berterima kasih atas kesempatannya. Saya harap saya bisa memenuhi harapan kompetisi dan juga tim nasional kami, ”tambahnya.

Brasil memenangkan turnamen di kandang pada tahun 2016 dengan mengalahkan Jerman di final dan pasangan ini berada di Grup D bersama dengan Pantai Gading dan Arab Saudi.

Pertandingan persiapan Olimpiade Jerman melawan Honduras pada Sabtu dipersingkat lima menit setelah bek Jordan Torunarigha diduga dilecehkan secara rasial tetapi pelatih Stefan Kuntz mengatakan tidak akan ada gerakan atau protes apa pun yang dilakukan sebelum pertandingan Brasil.

"Tidak, kemarin kami putuskan sebagai tim bahwa sejauh yang kami ketahui masalah itu selesai dan Jordan mengatakan bahwa dia menerimanya juga, jadi kami akan menyimpulkan kasus itu di sana," katanya.

Tim Jerman mengunjungi desa atlet kemarin di mana mereka dapat bertemu dengan beberapa pesaing negara lainnya.

“Sungguh luar biasa merasa menjadi bagian dari seluruh tim Jerman, sesuatu yang istimewa untuk melihat di mana 10.000 atlet akan berada dan merasakan seluruh perasaan dan semangat Olimpiade, sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya,” kata Kuntz. 

Berita Terkait