03 May 2021 08:18 WIB
Oleh : aba

Petinju Puerto Rico, Felix Verdejo, Serahkan Diri Setelah Pacarnya Tewas

FELIX Verdejo, salah satu petinju terkenal Puerto Rico, menyerahkan diri ke kantor kepolisian federal, Ahad (2/5), beberapa jam setelah aparat kepolisian mengidentifikasi bahwa wanita yang diketemukan tewas tak lain kekasih sang petinju berusia 27 itu.

Mayat Keisha Rodriguez ditemukan tak bernyawa di sebuah laguna di wilayah Amerika Serikat, beberapa hari setelah ia dilaporkan hilang. Identitas Keisha dikenali setelah Institut Ilmu Forensik memeriksa giginya.

Jurubicara FBI Limary Cruz mengatakan kepada AP, bahwa badan federal akan segera mengumumkan dakwaan.

Verdejo dan pengacaranya semula tak bersedia menjawab pertanyaan mengenai kasus kematian Keisha. Mereka bahkan menolak bekerja sama.

Keishla Rodríguez Ortiz.

Keisha Rodriguiez (Foto: elvocero.com).

Menurut Keila Ortiz, ibu korban, Keisha kini dalam keadaan hamil dari hubungannya dengan Verdejo. Keisha, kata Keila, menelepon Verdejo pada Kamis pekan lalu dan mengatakan Verdejo akan datang untuk melihat hasil tes kehamilan.

“Saya bilang kepadanya, ‘hati-hati’ karena ia [Verdejo] pernah mengancam,” kata Keila. Verdejo disebutkan Keila mengingatkan Keisha untuk tidak hamil demi kariér dan keluarganya.

Verdejo sudah punya keluarga. Keisha sendiri merupakan sahabat Verdejo sejak mereka SMA. Keila kemudian menghubungi pihak kepolisian setelah Keisha tak pulang sejak Kamis untuk bekerja di sebuah rumah perawatan hewan.

Verdejo (27-2-0, 17 KO) mewakili Puerto Rico di Olimpiade London 2012 dan kemudian beralih ke pro pada tahun yang sama. Di arena pro ia bertarung di kelas ringan. Kariérnya kemudian tersendat setelah ia mengalami kecelakaan motor pada 2016.

Kasus kematian Keisha menyulut kemarahan orang-orang Puerto Rico setelah sebelumnya seorang wanita juga dikabarkan tewas karena dibakar hidup-hidup setelah ia mengajukan KDRT.

Ratusan orang berkumpul pada Ahad (2/5) di sebuah jembatan di seberang laguna di mana tubuh Keisha ditemukan. Sembari melemparkan bunga-bunga ke dalam air, para pengunjuk rasa meminta aparat kepolisian memberikan hukuman keras bagi pelaku kejahatan seperti itu.

Sebelumnya, Verdejo disebutkan sangat ingin bertarung dengan Vasyl Lomachenko setelah ia menghentikan Will Madera ronde 1 di Las Vegas.

Berita Terkait