29 April 2021 20:52 WIB
Oleh : eko

PB PON Papua Jamin Keamanan

PANITIA Besar Pekan Olahraga Nasional (PB.PON) XX!2021 Papua  menyatakan kesiapannya menggelar pesta olahraga nasional empat tahunan itu di bumi Papua. Karena bagi Papua  PON XX memiliki nilai sejarah sangat tinggi bukan saja bagi masyarakat Papua juga Indonesia secara keseluruhan.

Itu disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) PB.PON XX Papua Elia Loupatty dalam jumpa pers resmi bertajuk Sapaan Mentari Timur Sponsor Gathering PON XX Papua di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Kamis, (29/4).

Kesiapang yang paling krusial menurut Elia adalah masalah keamanan.

“Di sini kami tegaskan tak ada yang perlu diragukan tentang masalah keamanan selama PON XX berlangsung. Meski ada kejadian muncul belakangan ini di Papua tetapi dijamin tak akan mengganggu kenyamanan dan keamanan peserta PON,” tegas Elia yang didampingi Sekjen KONI Pusat Tubagus Ade Lukman itu.

Terkait keamanan ini, lanjut Elia, Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih siap pertaruhkan jabatannya.

“Kalau kedua pejabat Bintang Dua itu sudah memberikan jaminan keamanan, masa kita masih ragu,” tambah pria yang sejak 1976 berdomisili di tanah Papua itu.

Karena peserta PON ini dari 34 Provinsi sehingga jumlahnya mencapai ribuan, maka sistim pengamanannya pun terpadu.

Elia kemudian menjelaskan, selain Polri-TNI  unsur masyarakat lainnya dilibatkan untuk ikut membantu pengamanan PON XX. Sejak kedatangan kontingen di Bandara hingga ke Hotel dan kemudian arena pertandingan, sudah dalam tanggungjawab pihak keamanan.

“Dan pengamanannya pun 24 jam terutama di tempat penginapan atlet dan venue tempat pertandingan,” tambah Elia.

Hal penting lainnya yang menjadi perhatian PB.PON ini seperti dikatakan Elia adalah protokol kesehatan (prokes). Pasalnya PON XX ini.digelar masih dalam situasi pandemi covid-19. Bahkan Bapak Presiden Jokowi pun memberikan penekanan khusus soal prokes covid-19 ini.

Ini artinya semua peserta yang keluar-masuk Papua harus patuh dan ikuti prokes yang ketat. Bahkan PB.PON melalui bidang medis akan melakukan vaksinasi di beberapa titik yang menjadi area pelaksanaan PON itu sendiri.

Dalam kesempatan itu Elia menjelaskan bahwa sejak awal PB.PON XX ini telah menggaungkan PON Prestasi yang bebas doping. Karena pihaknya menginginkan PON berkualitas dan bersih dari citra buruk yang merusak nilai-nilai olahraga.

“Untuk urusan doping sudah pasti kami melibatkan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dan secara kontinyu melakukan koordinasi termasuk sosialisasi kepada peserta dari daerah,” tandasnya.

LADI juga akan merujuk Laboratorium Doping di Doha  Qatar sebagai tempat pemeriksaan sampel yakni urine.

Sementara itu Ade Lukman memberi khabar gembira bagi seluruh.peserta PON XX Papua berupa adanya diskon 25 persen penerbangan Garuda Indonesia.

Keringanan-keringanan seperti ini, kata Ade  diharapkan semakin meningkatkatkan partisipasi peserta PON Papua.

“KONI dan Garuda Indonesia telah menjajaki kerjasama ini demi suksesnya PON XX Papua. Karena sudah menjadi.harapan kita semua ada tiga sukses yang dibidik.di PON.XX Papua yakni.prestasi, penyelenggaraan.dan administrasi,”papar Ade Lukman.

PON XX yang sedianya digelar2020.  tapi.diundur pelaksanaannya ke 2021 adalah titik awal kebangkitan olahraga Indonesia. PON XX yang akan digelar 2-15 Oktober 2021 diyakini Ade Lukman akan mampu menjadi pemicu semangat menuju prestasi dunia. 

Berita Terkait