24 April 2021 19:17 WIB
Oleh : eko

Pirlo Bilang Tidak Takut Timnya Dicoret dari Liga Champions

PELATIH Juventus Andrea Pirlo mengaku tidak khawatir ancaman larangan tampil di Liga Champions meski klubnya ikut deklarasi Liga Super.

Juara Italia itu adalah salah satu dari 12 klub yang bergabung dengan liga yang memisahkan diri pada Minggu, tetapi proyeknitu berantakan dalam tiga hari karena delapan klub mundur menyusul reaksi keras dari publik.


Ketua Juve Andrea Agnelli adalah salah satu dalang di balik proyek tersebut dan sejak itu menghadapi seruan untuk mengundurkan diri, tetapi Pirlo menegaskan suasana di kamp sedang baik.

"Agnelli tenang, itu normal bahwa ia telah banyak dibicarakan selama periode ini. Ia membawa antusiasme yang besar setiap hari ketika ia datang ke lapangan dan kami sedang santai," kata Pirlo dalam konferensi pers.


"Suasananya positif, tim yang ingin menyelesaikan musim dengan baik."

Presiden UEFA Aleksander Ceferin memperingatkan bahwa 12 klub yang terlibat dalam Liga Super "harus menanggung konsekuensi atas tindakan mereka," tetapi Pirlo mengatakan ia tidak takut akan kemungkinan larangan Liga Champions.

"Kami tidak takut dengan ini, kami tenang dan fokus pada apa yang harus kami lakukan. Kami tenang tentang apa yang akan diputuskan UEFA," katanya.

Namun, finis empat besar yang diperlukan untuk kualifikasi Liga Champions sama sekali tidak dijamin untuk tim Pirlo. Mereka duduk di urutan keempat dalam tabel Serie A menjelang pertandingan liga mereka melawan tim urutan ke-13 Fiorentina pada hari Minggu.

Si Nyonya Tua menderita kekalahan liga pertama mereka musim ini melawan Fiorentina pada Desember dengan kekalahan mengejutkan 3-0 di Turin, yang terjadi setelah kartu merah menit ke-18 Juan Cuadrado.

"Kami memiliki satu tujuan dalam pikiran kami, yaitu lolos ke Liga Champions," kata Pirlo.

"Kami menghadapi tim yang berjuang untuk bertahan, tapi kami ingat terakhir kali kami melawan mereka, yang merupakan kekalahan pertama kami, dengan hampir keseluruhan pertandingan hanya tersisa 10 orang.

"Kami memiliki semangat balas dendam yang hebat melawan tim yang merupakan rival bersejarah. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus dan kami berharap mendapatkan hasil."

Berita Terkait