21 March 2021 09:04 WIB
Oleh : eko

Novita Sinadia Ingin Bekerja Sebagai ASN

PETINJU putri DKI Jaya, Novita Sinadia mengaku dirinya berlatih keras demi meraih sekeping emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 mendatang. 

Petinju kelahiran Tobelo, 20 Agustus 1996, bertekad untuk menebus kegagalannya meraih medali di ajang PON Jawa Barat sebelumnya. Demi meraih asanya itu, ia bahkan rela harus pindah ke kelas 54 Kg. 

"Karena di kelas 51 Kg ketat sekali persaingannya. Akhirnya, saya memutuskan pindah ke kelas 54 Kg yang saya lihat peluang untuk meraih emas terbuka lebar, " kata Novita Sinadia ketika dijumpai di Pelatda Tinju DKI Jaya di HS Boxing Camp Ciseeng, Bogor. 

Menurut petinju yang bergaya fighter itu, saking fokusnya berlatih menghadapi PON Papua, ia bahkan rela untuk tidak bertemu dengan kekasihnya. 

"Saya tidak terlalu memikirkan urusan pacaran. Tinju adalah darah daging saya, ketika tampil di atas ring itulah 'pesta' bagi saya, " papar petinju yang sudah 15 tahun malang melintang di dunia tinju amatir itu. 

Menurutnya, meraih emas di ajang PON Papua merupakan target yang harus direalisasikannya. Untuk itu, ia telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. 

"Sayangnya memang di masa pandemi ini kami tidak memiliki kesempatan untuk beruji-coba. Namun, saya tetap mengasah fisik dan teknik bertinju selama berada di Pelatda sebagai gantinya, " paparnya. 

Namun, dibalik itu Novita mengatakan jika ia berprestasi di Papua nanti, maka kesempatan untuk meniti masa depannya, setelah gantung sarung tinju terbuka lebar. Ia tak ingin selamanya menggantungkan nasibnya dari ring tinju. 

"Emas PON sangat penting bagi saya demi perjalanan karir saya selanjutnya dan kesempatan untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pengprov DKI Jaya terbuka lebar demi masa depan saya, " ungkapnya. 

Berita Terkait