07 March 2021 11:50 WIB
Oleh : eko

Hendrik Tarigan Hentikan Michael Mataheru 3 menit di OnePride MMA

ONE Pride Fight Night 43, kembali menghadirkan 4 partai pertarungan fighter-fighter MMA tanah air pada Sabtu malam(6/3).

Partai Utama, Hendrik Tarigan menempatkan dirinya sebagai penantang gelar juara kelas lightweight terbaru dengan menghentikan Michael Mataheru di ronde pertama. Hendrik membuka ronde dengan melakukan takedown ke Michael yang berlatar belakang Brazilian Jiu Jitsu. Setelah Michael berusaha menyerang dengan kuncian dari posisi bawah, Hendrik mendaratkan pukulan telak ke rahang Michael yang nyaris menghentikannya. Petarung asal Sorong ini masih berusaha mengulur waktu dengan takedown, tapi justru menerima serangan lutut ke kepalanya dan memaksa wasit untuk menghentikan pertandingan pada 3:19 dari ronde pertama.

“pertandingan hari ini membuat saya puas, mengobati rasa rindu karena saya sudah 2 tahun tidak bertanding. Semoga pertandingan selanjutnya dengan Angga (juara lightweight) nanti tidak ada yang menghalangi, untuk memuaskan pecinta OnePride MMA.” Kata Hendrik Tarigan.

Di co-main event, Alwin Kincai mendapatkan kemenangan tap out pertama dalam karir MMA profesionalnya. Lawan Alwin, Mokhamad Sofii, berhasil mendaratkan beberapa overhand kanan yang menggoyahkan petarung BOSS Kickboxing Bandung ini. Mengenali bahaya yang mengancam dari pukulan Sofii, Alwin pun segera beralih ke takedown di ronde kedua, dan perubahan strategi ini berbuah hasil dengan cepat. Sofii tidak banyak memberikan perlawanan setelah Alwin berhasil membawa pertarungan ke bawah, dan dengan segera menghentikan Ksatria Majapahit dengan Rear Naked Choke pada 2:10 dari ronde kedua.

“Saya bermain mengikuti pertandingan saja seperti air mengalir. Untuk performa pasti juga karena ada support dan semenjak covid-19 pekerjaan  berhenti dulu jadi latihannya lebih aktif juga karena disiplin.” Kata Alwin Kincai.

Pada partai berikutnya, Bobby Yauri memperpanjang rekor sempurnanya dengan kemenangan angka terhadap Andryawan Darmita. Pertarungan dimulai dengan pelan, namun semakin aktif di ronde kedua dengan jual beli pukulan dan tendangan. Bobby sempat mendapatkan backmount dan berusaha menyelesaikan pertarungan dengan rear naked choke, namun setelah berhasil keluar, petarung Tiger Shark Fighting Academy ini membalas dengan ground and pound. Ronde ketiga pun situasi berbalik, di mana Andryawan yang mendapatkan kesempatan untuk menyarangkan rear naked choke, namun Bobby yang bisa bertahan memberikan ground and pound sampai ronde ketiga berakhir. Setelah melalui 3 ronde yang kompetitif, dewan juri memberikan kemenangan angka mutlak kepada Bobby Yauri. 

Pada partai pembuka, Yordan Hilapok menghentikan rentetan kekalahannya dengan kemenangan angka mutlak melawan Alpris Mantako. Pertarungan langsung dengan penuh baku hantam tanpa henti, dimana Yordan hampir menghentikan Alpris dengan lutut ke badan, namun dibalas oleh Alpris dengan knockdown-nya sendiri. Walau tempo sudah menurun, jual beli pukulan masih terus berlanjut di ronde kedua dan ketiga, sampai ditutup dengan takedown dan ground and pound oleh Alpris di menit-menit terakhir. Dominasi Alpris di akhir pertarungan masih belum cukup untuk meyakinkan juri, dan Jordan Hilapok memenangkan pertandingan dengan Kemenangan Mutlak setelah 3 ronde. 

Hasil One Pride Fight Night 43 adalah sebagai berikut:

• Partai Utama: Contender Fight kelas Lightweight: Hendrik Tarigan (6-1) mengalahkan Michael Mataheru (3-3) dengan TKO (Ground and Pound) pada 3:19 di ronde 1.

• Partai perbaikan peringkat kelas Welterweight: Alwin Kincai (6-4) mengalahkan Mokhamad Sofii (3-4) dengan Tap Out (Rear Naked Choke) pada 2:10 di ronde 2.

• Partai perbaikan peringkat kelas Flyweight: Bobby Yauri (4-0) mengalahkan Andryawan Darmita (3-2) dengan kemenangan angka mutlak.

• Partai perbaikan peringkat kelas Featherweight: Yordan Hilapok (4-4) mengalahkan Alpris Mantako (3-3) dengan kemenangan angka mutlak

Berita Terkait