25 February 2021 16:39 WIB
Oleh : eko

Ketua KONI Pusat Lantik PB. PSOI

PENGURUS Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) masih berharap bisa mengirimkan atletnya ke Olimpiade Tokyo dan salah satu upayanya adalah berburu tiket melalui kejuaraan kualifikasi surfing di El Salvador, 29 Mei hingga 6 Juni.

"Masih ada lima slot yang diperebutkan pada kualifikasi terakhir itu. Makanya akan kami maksimalkan meski prosesnya bakal tidak mudah," kata Ketua Umum PB PSOI Arya Sena Subyakto di Jakarta, Kamis (25/2).

Menurut dia, saat ini PSOI menyiapkan tiga atlet putra yaitu Rio Waida, I Ketut Agus Aditya Putra dan Hairil Anwar serta tiga atlet putri yaitu Taina Angel Izquierdo, Kailani Kusuma Johnson dan Dhea Natasya. Mereka direncanakan bertolak menuju El Salvador, 16 Mei.

Meski secara atlet sudah siap, pria yang juga pelatih surfing itu mengatakan bahwa saat ini menghadapi kendala terutama dalam hal pengurusan visa ke El Salvador karena belum ada kedutaannya di Indonesia.

"Kami juga sudah komunikasi dengan Kedutaan El Salvador di Thailand. Tapi kan bukan wewenang mereka. Makanya hingga saat ini kami terus berkomunikasi dengan yang berwenang di Indonesia," kata Arya menerangkan.

Tidak hanya visa, Arya menjelaskan bahwa PSOI saat ini masih menunggu MoU dengan Kemenpora terkait dengan pelaksanaan pelatnas. Ia berharap segera mendapatkan kepastian karena waktu kualifikasi semakin dekat.

"Untuk latihan sebenarnya tidak ada masalah. Semua atlet ada di Bali. Mereka kan atlet profesional. Jadi terus berlatih," kata Arya Sena Subyakto menegaskan.

Terkait dengan peluang atlet lolos ke Olimpiade Tokyo, PB PSOI menjelaskan bahwa pihaknya mempunyai data atau rangking setiap atlet yang disiapkan.

"Merunut peringkat, peluang paling besar ada pada Rio Waida. Tapi kita lihat dan doakan yang terbaik untuk semua atlet di El Salvador nanti," kata Ketua Harian PB PSOI yang juga manajer tim nasional surfing 2021, Egy Adhitya Hilman.

Berita Terkait