23 February 2021 18:48 WIB
Oleh : eko

Wibisono Siap Bersaing dengan Anindya Bakrie di Munas Virtual PRSI

BERANGKAT dari kepedulian terhadap prestasi olahraga akuatik di tanah-air, Wibisono, SH, MA ikut meramaikan bursa Calon Ketua Umum(Caketum) Pengurus Renang Seluruh Indonesia (PRSI) periode 2021-2025 dalam Munas Virtual akhir Februari mendatang. 

Wibisono yang didampingi tim suksesnya, mengantarkan surat pencalonan dirinya disertai dukungan dari Pengprov PRSI sebagai salah satu persyaratan kepada Sterring Comittee dan Ketua Tim Penjaringan Caketum PRSI, Sarman Simanjorang. 

Menurut Wibisono, prestasi cabang olahraga akuatik Indonesia harus lebih ditingkatkan lagi terutama di nomor renang individual yang merupakan tambang medali dalam perhelatan olahraga multievent seperti, SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade. 

Dalam visi dan misinya, ia mencanangkan program 'Tri Sukses' yakni, pendanaan, kejuaraan, dan reorganisasi. Selain merevitalisasi kolam-kolam renang yang ada di daerah berstandar international. 

"Dulu kita punya perenang-perenang andal seperti Alm Lukman Niode,  Richard Sambera, dan Keluarga Nasution. Tentunya agar prestasi maksimal segi sarana dan prasarana pun harus dibenahi terutama di daerah-daerah, " ungkapnya. 

Terpisah, Sarman Simanjorang mengatakan, hingga menjelang penutupan pendaftaran caketum PRSI, pada Selasa(23/2) hari ini pukul 18.00 WIB, sudah ada dua calon yang telah mendaftar yakni, Anindya Bakrie yang didukung sebanyak 21 Pengprov dan Wibisono yang mendapat dukungan dari 5 Pengprov. 

"Hingga pendaftaran ditutup malam ini, tidak ada tambahan calon lain yang mendaftar. Kedua calon itu nantinya akan disahkan pada pelaksanaan Munas yang digelar secara virtual, " tandasnya. 

Mengenai salah satu syarat yang belum dipenuhi oleh Wibisono yang belum menyerahkan uang sebesar Rp. 100 juta. Ia mengatakan, hal itu akan diputuskan oleh para peserta. 

"Syarat uang sebesar Rp. 100 juta adalah salah satu bentuk keseriusan bagi para caketum untuk maju dalam pemilihan. Memang tidak diatur dalam AD/ART tapi nantinya ini akan dimasukan dalam kas PRSI juga. Akan tetapi, kami dari SC juga tidak serta merta ia tidak memenuhi syarat. Pengesahannya, akan kami laporkan kepada forum Munas, "ungkapnya.

Berita Terkait