17 January 2021 16:16 WIB
Oleh : eko

Gresyia/Apriyani Raih Gelar Yonex Thailand Open 2021

GANDA Greysia Polii/Apriyani Rahayu menandai ‘pecah telor’ kepemimpinan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Agung Firman Sampurna  di PBSI dengan meraih juara pada turnamen berhadiah total uang satu juta dolar AS Yonex Thailand Terbuka 2021, Minggu (17/1), di Impact Arena Bangkok, Thailand.

Pasangan Greysia/Apriyani  tampil sebagai penyelamat ‘muka’ Indonesia untuk meraih satu-satunya gelar di Yonex Thailand Terbuka 2021. Mereka di laga final berhasil memperdaya wakil tuan rumah pasangan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) dengan straight game 21-15, 21- 12 dalam waktu kurang dari satu jam.

Agung Firman menggantikan Wiranto untuk menjadi Ketua Umum PP PBSI periode 2020-2024 pada Munas PP PBSI di JL Hotel Tangerang pada November 2020. Pria kelahiran Madiun 19 November 1971 itu juga menyatakan tekad untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia.

Di tengah kesibukannya sebagai Ketua BPK RI, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesa (PP PBSI), Agung Firman Sampurna, terus memberi semangat kepada Skuad Garuda Indonesia melalui video telekonferen Zoom yang juga dihadiri oleh Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta.

Agung Firman menyapa atlet, pelatih, dan tim pendukung Skuat Garuda yang berada di Bangkok. Nakhoda baru organisasi bulutangkis nasional ini menyampaikan ucapan terima kasih untuk semua anggota tim yang sedang berada di Ibukota Negeri Gajah Putih tersebut. Telekonferensi juga dihadiri oleh seluruh Skuat Indonesia yang berada di Thailand.

“Pertama, terima kasih atas jerih payah dan perjuangan teman-teman semua. Buat yang hari ini sudah menunjukkan kegigihannya, terima kasih sudah menyajikan pertandingan menarik,” sapa Agung Firman. Apapun hasilnya, ini merupakan debut pertama kita, di tahun 2021. Baik yang berhasil memenangkan pertandingan sampai tahap ini, maupun yang belum beruntung, saya percaya dengan upaya yang lebih teman-teman punya kesempatan untuk juga menang,” imbuhnya.

Ditambahkan Agung Firman, dalam sebuah pertandingan, pemain jangan dibebani dengan berbagai hal. Sebaliknya, biarkan pemain betul-betul menikmati pertandingan.

“Enjoy the competition is one important thing that you should know. Kalau kalah bagaimana, enjoy saja. Jadi jangan ambil bebannya. Pertandingan ini untuk teman-teman. Kalau teman-teman menang, itu untuk bangsa dan negara, tetapi kalau teman-teman belum beruntung, teman-teman punya kesempatan untuk berlatih lagi,” ucap Agung Firman.

Tidak lupa, di tengan pandemi Covid-19 yang belum mereda, AgungFirman juga mengingatkan Skuat Indonesia untuk selalu melakukan protokol kesehatan.

“Saya juga ingin menyampaikan karena kita sedang dalam serangan pandemi, teman-teman juga perlu menjaga protokol kesehatan. Pastinya saya akan selalu support apapun yang teman-teman butuhkan di sana, baik hal-hal yang bersifat teknis, maupun hal-hal yang lain,” tutur Agung Firman.

Sebaliknya, ucapan terima kasih diungkapkan Greysia Polii, mewakili pemain. “Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk kami, Pak. Terima kasih sudah memberi kita semangat dan memperjuangkan kami juga bisa kembali bertanding di sini,” ungkap Greysia.

Sementara pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, berharap pada kesempatan ini, bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. “Terima kasih atas dukungan bapak, bisa memberikan kita semua kesempatan bertanding tahun ini. Semoga kesempatan yang diberikan ini, anak-anak bisa memberikan yang terbaik pada debut pertama, bisa mengangkat Indonesia melalui bulutangkis ini dan tetap mengharumkan nama Indonesia,” ucap Herry.

Berita Terkait