29 December 2020 19:32 WIB
Oleh : eko

Bantah PSTI Gaduh, Asnawi Abdurahman Segera Dilantik KONI Pusat

SEJAK dibuka oleh Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat, Andre T.Utama Munas berjalan sukses, lancar tanpa ada kendala apapun apalagi sampai gaduh.

Munas PSTI yang dihadiri 21 Pengprov PSTI dari 34 Pengrov PSTI se-Indonesia itu kembali mengantarkan Asnawi Abdul Rachman sebagai Ketua Umum PB.PSTI periode 2021-2025.


KONI Pusat pun akan segera menerbitkan SK pengesahan hasil Munas PSTI 2020 ini.


“Jadi Munas PSTI ini berjalan sesuai prosedur AD/ART PSTI. Kehadiran petinggi KONI Pusat juga menjadi kartu truf bagi kami bahwa Munas PSTI ini legelitas.terjamin,”kata Ketua Panitia Munas PSTI 2020, Herman SH.


Munas PSTI 2020 ini menurut Herman sudah berjalan sesuai dengan AD/ART PSTI dan mekanisme serta tahapan-tahapan dalam pelaksanaan Munas, Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Ketua Umum KONI yang diwakili oleh Mayjen (purn) Andrie T Sutarno yang menyampaikan sambutan Ketua umum KONI Pusat Pak Letjen (purn) Marciano Norman sekaligus membuka Munas PSTI  2020 Hal ini membuktikan legitimasi pelaksanaan Munas PSTI 2020 tak perlu diragukan lagi.

Begitu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB.PSTI 2021-2025, Asnawi langsung melakukan rapat terbatas untuk.menyusun personil kepengurusan lengkap (Kabinet)-nya.
Dalam membentuk kepengurusannya di PSTI ini Asnawi menganut dua prinsip yakni profesional dan proporsional. Selain itu juga Asnawi butuh pengurus yang siap berkorban dan punya komitmen kuat memajukan sepak takraw Indonesia.


Meskipun dalam AD/ART Ketua Umum terpilih diberi waktu selama satu bulan dalam membentuk kepengurusan, Asnawi bergerak cepat dan diharapkan pertengahan Januari 2021 sudah dilantik KONI Pusat.


Asnawi tampaknya belajar dari pengalaman pada periode.pertama kepemimpinannya di PSTI yang sempat diwarnai dua kali pergantian pengurus di tengah jalan.

Menurut Asnawi dengan kepengurusan yang solid dan profesional tadi, akan lebih memudahkan PSTI menjalankan program yang berujung pencapaian prestasi sepak takraw di even internasional.


“Mempertahankan prestasi itu lebih sulit dibanding saat merebut. Oleh karenanya saya butuh dukungan dari semua pengurus,”kata pria berdarah Bugis yang sudah dua periode ini memimpin PSTI iu. 


Pada periode pertamanya memimpin PSTI (2017-2021), Asnawi telah menorehkan spektakuler. Hanya dalam era kepemimpinannya, PSTI panen emas mulai dari Asian Games 2018 Jakarta- Palembang Kejuaraan.Asia.2019 di Kunming, China dan.SEA Games 2019 Filipina dan Asean School Games 2019 di Semarang, Jateng.


Sukses para seniornya merebut medali emas Asian Games 2018 ternyata menginspirasi para atlet pelajar untuk mempersembahkan prestasi tertinggi yakni mempersembahkan medali emas pula di ajang Asean School Games 2019 itu.


Wakil Ketua Umum 1 KONI Pusat Suwarno.dalam sambutannya juga telah mengingatkan.hanya dalam organisasi yang solid akan lahir prestasi besar.”Saya kira PSTI masih menjaga marwah ini. Jika ada yang tidak sejalan dan tak mau diajak bersama-sama untuk membangun sepak takraw lebih maju, ya mereka akan rugi sendiri,”kata mantan Komandan Paspampres dan Pangdam Brawijaya ini.

Berita Terkait