20 December 2020 12:13 WIB
Oleh : eko

 (One Pride MMA FN 40 ) Angga Sukses Pertahakan Gelar Pertamanya, Adi Rominto Jadi Jawara Baru Kelas Flyweight 

ONEPRIDE MMA Fight Night 40 yang digelar malam tadi (19/12) bertajuk Rumble in The Fight sukses jadi fight night penutup musim 2020.

Empat partai telah digelar termasuk 2 laga title fight perdana bagi sang juara kelas lightweight dan flyweight. Pada FN malam tadi Angga berhasil mempertahankan gelar juara kelas lightweightnya, sementara Adi Rominto Manurung menunjukkan pertarungan yang taktis untuk merebut sabuk juara kelas flyweight dari Rama Supandhi. 

Partai utama FN 40, Angga sukses dalam pertahanan gelar pertamanya melawan Hatoropan Simbolon. 
Pertarungan ini langsung dibuka dengan jual beli pukulan selepas bel pembuka, dan berlangsung seimbang baik dari posisi berdiri maupun posisi bawah.

Di ronde ke dua, Angga berubah taktik, menyerang dengan dirty boxing dari clinch sebelum membawa permainan ke bawah, di mana kali ini ia berhasil menyarangkan pukulan dan sikut yang bertubi-tubi dari side control yang memaksa wasit untuk menghentikan pertandingan dan memberi 'The Hitman' kemenangan TKO dengan ground and pound pada  2:23 dari ronde kedua. 


“Pertandingan ini lumayan berat buat saya, karena memang sesuai prediksi saya Hatoropan benar-benar 
sangat berkembang dari sebelumnya, menurut saya ini ada keberuntungan untuk saya sehingga saya bisa menang. Saya berterima kasih dengan kembalinya OnePride MMA saat ini membuat semangat saya bangkit kembali, karena saya memang aktif dibidang olahraga yang saat ini juga sangat terdampak pandemi covid-19” kata Angga.

Pada co-main event, Adi Rominto Manurung berhasil merebut sabuk juara kelas flyweight yang dipegang 
Rama Supandhi. Adi tampil taktis, menjaga jarak di ronde-ronde awal untuk memepersulit 'Hellboy' 
membawa pertarungan ke bawah. Persiapan 'Popay' dalam merebut sabuk juara Rama terlihat jelas di 
ronde kedua, di mana pertahanan kunciannya sanggup menghentikan serangan kuncian Rama yang bahkan bisa menaklukkan Suwardi.

Selepas ronde kedua, Adi pun meningkatkan tempo permainan, dan mendaratkan pukulan-pukulan kuatnya dengan sambil menghentikan takedown Rama.

Dominasi Adi berlanjut sampai ronde kelima berakhir dan berhasil meyakinkan dewan juri untuk memberikan kemenangan angka mutlak kepada Adi, menjadikannya sebagai juara baru kelas flyweight dari One Pride MMA.


“Pertandingan sesuai rencana, meskipun agak meleset sampai ke ronde ke lima. Saya sangat menikmati pertandingan dan mempersiapkan sesuai dengan lawannya. Komentar saya Rama itu cukup kuat, dan BJJ-
nya bagus sekali, karena itu saya berlatih keras untuk mengantisipasi kunciannya dan berhasil.” Kata Adi usai pertarungan.

Selanjutnya di partai contender fight kelas featherweight, Laode Abdul Haris mengalahkan Nurul Fikri dan 
menempatkan dirinya sebagai penantang gelar featherweight yang dipegang Aep Saepudin. 


Fikri memulai pertarungan dengan berusaha mendapatkan takedown yang berhasil dihalau Laode. Setelah berhasil 
dijatuhkan di ronde pertama, Laode berhasil membaca taktik Fikri, dan terus mempersulit takedown “The Constrictor” sambil mendaratkan tendangan dan pukulan dari luar selama 2 ronde terakhir, yang bisa meyakinkan dewan juri untuk memberikan kemenangan angka mutlak kepada Laode.

Sementara pada partai pembuka, Brando Mamana menghentikan Daniel Chandra dengan Guilltoine Choke
dironde pertama.

Daniel memulai pertarungan dengan memojokkan Brando, namun Tiger Karo bereaksi dengan memberikan serangan bertubi-tubi yang mendorong Daniel. Setelah dipaksa mundur, Daniel beralih ke takedown, yang justru memberikan kesempatan bagi mantan juara kelas strawweight ini untuk 
menyarangkan guillotine choke yang menghentikan Daniel pada detik ke 47 pada ronde pertama dan menempatkan Brando untuk memperebutkan sabuk juara kelas strawweight One Pride MMA untuk ketiga 
kalinya.


Seluruh pertandingan di OnePride MMA di masa pandemi covid-19 masih dan terus dilakukan dengan 
protokol kesehatan yang ketat. Setiap orang yang berpartisipasi wajib melakukan test sebelum dinyatakan dapat hadir pada fight night yang digelar.

Setiap tahunnya OnePride MMA juga terus berkembang, berusaha memberikan yang terbaik dan memberikan kejutan-kejutan bagi para pecinta MMA.


“Tahun ini kami telah menerapkan protokol covid-19, di tahun depan apakah perlu lebih ditingkatkan lagi, atau apapun itu, kita tetap akan mendukung program pemerintah dan tetap mendorong industri MMA.
Untuk tahun depan InsyaAllah OnePride MMA akan hadir LIVE 2 kali dalam satu bulan, semoga dapat terwujud dan berjalan dengan baik.” Kata Ardiansyah Bakrie, selaku Ketua Umum KOBI.


Selain sukses menggelar fight night, kabar baik juga datang untuk para atlet MMA tanah air, seperti yang sudah diketahui awal bulan ini KOBI mengumumkan aliansi strategis dengan media MMA terbesar di Asia One Championship.


“Kami berpikir sedemikian mungkin untuk mengembangkan MMA dan bisa memberikan jenjang karir untuk atlet-atlet kita. Sehingga, Alhamdulillah kami telah menjalin kerja sama eksklusif dengan One Championship, supaya para fighter juga bisa bertarung di laga internasional. Nantinya One Championship 
bebas memilih fighter OnePride MMA yang akan bermain di One Championship, dan tidak boleh mengambil fighter lain dari Indonesia selain dari atlet OnePride. Ini salah satu langkah untuk membukakan jalan bagi para fighter ketika akan bertarung di ajang internasional berlatih lah dan bertarung lah dulu di OnePride 
sehingga para fighter layak untuk mewakili Indonesia” Lanjut Ardi.


Hasil pertandingan One Pride Fight Night 40 adalah sebagai berikut : 


? Partai Utama: Lightweight title fight: Angga mengalahkan Hatoropan Simbolon dengan TKO 
(Ground and Pound ) pada 2:23 di Ronde 2 dan mempertahankan gelar juara kelas Lightweight

? Flyweight title fight: Adi Rominto Manurung mengalahkan Rama Supandhi dengan kemenangan 
angka mutlak dan menjadi juara baru kelas flyweight

? Featherweight contender fight: Laode Abdul Haris mengalahkan Nurul Fikri dengan kemenangan 
angka mutlak

? Strawweight contender fight: Brando Mamana mengalahkan Daniel Chandra dengan Submission 
(Guillotine Choke) pada 0:47 di Ronde 1 

One Pride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200 laga per tahun serta 
menghadirkan ledih dari 400 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia.

Berita Terkait