11 December 2020 22:17 WIB
Oleh : eko

Angkat Besi Bidik Tambahan Kuota Atlet Olimpiade 2021 di Kejuaraan Dunia Junior & Kejuaraan Asia

TIM Angkat Besi Indonesia membidik penambahan kuota lifter yang akan berlaga di ajang Olimpiade 2021 Tokyo mendatang. Kesempatan untuk menambah jumlah kuota lifter itu terdapat di Kejuaraan Dunia Junior di Jeddah, Arab Saudi, 5-18 Maret dan Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan, 15-25 April tahun depan.

Menurut Wakil Ketua Umum Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia(PABSI) Djoko Pramono, peluang untuk menambah kuota di Olimpiade sangat terbuka lebar. 

"Paling tidak, mereka bisa lolos dahulu. Syukur-syukur mereka bisa 'mencuri medali', " kata Djoko Pramono di sela-sela Tes Progress Pelatnas Angkat Besi di Markas Marinir, Kwini, Jakarta, Jumat (11/12).

Dikatakan, untuk menghadapi dua Kejuaraan itu, pihaknya telah menyiapkan para lifter senior dan junior.

"Di level Junior kita punya dua jagoan yakni, Rizki Juniasyah yang tahun depan beralih ke level Junior setelah mempertahankan gelar juara dunia remaja melalui Kejuaraan Dunia remaja virtual di Peru dan Rahmat Erwin Abdullah di kelas yang sama 73 kg, " paparnya.

Ia menambahkan, di Kejuaraan Senior Asia di Uzbekistan diantaranya dua lifter yang dipersiapkan yakni, Triyatno(73 kg) putra dan Nurul Akmal (87+ kg) juga berpeluang meraih tiket Olimpiade.

"Saya liat sepanjang tahun ini total angkatan mereka selama berlatih cukup meningkat, " ungkapnya.

Di sisi lain, Djoko Pramono juga mengungkapkan kegembiraannya dengan prestasi para lifter Junior yang mampu bersaing ketat dengan para lifter seniornya.

"Sepanjang tahun ini praktis, mereka hanya berlatih saja, karena minimnya event akibat pandemi Covid-19.  Insya Allah mulai Januari tahun depan kami akan All-out menghadapi beberapa event penting dalam rangkaian persiapan menghadapi Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam, " tandasnya lagi.

Terpisah, Kepala Tim Pelatih Pelatnas Angkat Besi, Dirdja Wihardja mengatakan, para lifter selama ini telah mengalami peningkatan dalam melakukan total angkatan dalam latihan.

"Progresnya sekitar 80 persen dan kami optimistis mampu menambah kuota atlet yang akan mendampingi Windy Cantika Aisyah dan Eko Yuli di Tokyo nanti melalui dua event itu, " kata Dirdja Wihardja.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai peluangnya di Kejuaraan Dunia Junior, lifter asal Banten, Rizki Juniansyah yang mengatakan ia akan mencoba untuk memecahkan rekor dunia junior dengan angkatan 153 kg di angkatan snatch dan 193 di angkatan clean and jerk.

Dalam hasil latihan dan tes progres Rizki telah berhasil melakukan angkatan snatch seberat 150 kg dan clean and jerk seberat 180 kg.

"Tinggal saya fokus latihan lagi jelang kejuaraan dunia junior di Jeddah untuk menambah total angkatan seperti yang saya targetkan, " tandasnya.

Berita Terkait