01 December 2020 17:22 WIB
Oleh : eko

Rajagobal Resmi Besut Timnas Brunei

MANTAN pelatih Timnas Malaysia, Datuk K. Rajagobal hijrah ke Brunei selama dua tahun, efektif mulai Januari 2021.


Ini akan menandai penampilan pertama Rajagobal yang berusia 64 tahun di panggung internasional tujuh tahun setelah melatih skuad Harimau Malaya dari 2009 hingga 2013.


Rajagobal, juga dikenal sebagai 'King Gobal' setelah membimbing Malaysia meraih gelar pertama mereka pada Kejuaraan Asean Football Federation (AFF) pada tahun 2010, mengatakan bahwa ia merasa terhormat diberi kesempatan untuk melatih tim nasional Brunei.

“Itu telah menginspirasi dan memotivasi saya untuk kembali dan memberikan sesuatu untuk permainan. Ini juga merupakan kesempatan bagi saya untuk kembali menikmati suasana dan pengalaman istimewa yang saya rasakan sebagai pelatih kepala Malaysia, seperti dikutip dari Bernama. 


“Saya berharap untuk memulai tugas baru saya dan tantangan untuk meningkatkan tingkat kinerja tim secara keseluruhan. Meski ini bukan sesuatu yang bisa dilakukan dalam sekejap, saya berharap melihat beberapa peningkatan dalam waktu singkat, ”katanya kepada Bernama.


Rajagobal, yang mengalahkan dua kandidat lain yang terpilih oleh Asosiasi Sepak Bola Nasional Brunei Darussalam (NFABD) untuk jabatan pelatih kepala, mengatakan hal pertama yang dia rencanakan adalah mengubah mentalitas para pemain Brunei dan meningkatkan tingkat kepercayaan diri mereka.

“Saya tahu Brunei berada di urutan ke-191 dalam daftar peringkat FIFA dan struktur sepak bola mereka, tetapi saya tidak dapat melihatnya dari satu sudut saja. Sebagai pelatih, sudah menjadi tugas saya untuk berusaha dan melatih mental para pemain agar lebih percaya diri dalam waktu dekat, ”tandasnya.

Rajagobal telah membuktikan kepercayaannya di panggung internasional, juga membantu skuad Malaysia U-23 mengakhiri paceklik medali emas SEA Games negara itu dengan menang di edisi Laos 2009.

Ia juga memiliki 30 tahun pengalaman di level klub, pernah melatih PKNS FC, Selangor, Kelantan dan Sarawak sebelum kembali menjadi pemandu PKNS FC dari 2017-2019.

Berita Terkait