27 November 2020 22:15 WIB
Oleh : aba

13 Jadi Angka Sial bagi Menayothin, Kalah dari Pradabsri

Wanheng Menayothin (kiri) & Panya Pradabsri.

SETELAH 12 kali sukses mempertahankan gelar, Wanheng Menayothin  (54-1-0, 18 KO) akhirnya harus mengakui keunggulan Panya Pradabsri (35-1-0, 24 KO) dalam pertarungan di City Hall Ground, Nakhon Sawan, Thailand, Jumat (27/11).

Kekalahan di duél ke-13 itu sekaligus membuatnya kehilangan gelar kelas jerami WBC. Juga, gagal mengalahkan rekor Floyd Mayweather Jr yang mundur dengan rekor  tak terkalahkan (50-0).

Menayothin jadi juara pada November 2014 setelah menang RTD ronde 9 atas Oswaldo Novoa (Meksiko). Sejak itu, 18 kali Menayothin bertarung, 13 di antaranya duél resmi mempertahankan gelar.

Dari 18 pertarungan, lima kali Menayothin mengalahkan petinju Indonesia di duél non-gelar: Ardi Buyung (TKO 4, Oktober 2015, Edo Anggoro (KO 4, Mei 2016, Silem Serang (angka, Desember 2016, Jack Amisa (angka, Agustus 2017, Mektison Marganti (angka, November 2018).

Wanheng Menayothin kehilangan gelar.

Pradabsri, peringkat 3 WBC, underdog +600. Namun, sepanjang pertarungan ia memberikan perlawanan keras. Menayothin, 35 tahun, nampak ngotot di ronde terakhir untuk memastikan kemenangan, namun tiga hakim memberi kemenangan bagi Pradabsri dengan skor sama:115-113.

Sumber: fightnews.com

Berita Terkait