26 November 2020 16:22 WIB
Oleh : aba

Lama Sepi Kegiatan, ASSBI Berencana Bentuk Badan Pembinaan Pemain Usia Muda

Taufik Jursal Effendi.

ASOSIASI Sekolah Sepakbola Indonesia seperti mati suri dalam lima tahun terakhir sejak dilepaskan salah satu pendirinya, Taufik Jursal Effendi.

Karena itu, di akhir masa kepengurusan 2015-2020 yang dipimpin Amarta Imron, Taufik bersama pendiri lain –termasuk Amarta, sepakat untuk kembali menggairahkan pembinaan pemain usia muda melalui SSB-SSB di seluruh Indonesia.

Salah satunya adalah membentuk Badan Pembinaan Pemain Usia Muda (BPPUM) yang secara struktural akan berada di bawah naungan ASSBI yang didirikan sejak Oktober 2010.

Namun, melihat dinamika persepakbolaan saat ini, Taufik sadar bahwa BPPUM takkan bisa bekerja sendirian. “Ke depan kami menggandeng temen-temen yang masih peduli pada pembinaan pemain usia muda,” kata Taufik dalam rilisnya kepada sportanews.com.

Pihak-pihak yang siap berkolaborasi dengan ASSBI-BPPUM ini disebutkan Taufik antara lain Yayasan Penggerak Anak Bangsa, Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia, International Player Agency dan klub-klub seperti Persija Barat FC.

Kolaborasi ini juga sepakat untuk menggelar seminar dan Kejuaraan ASSBI U-17 (ASSBI Championship U-17) di Boyolali tahun depan.

Pada event tersebut, para penggagas BPPUM berencana mengundang Komda-komda ASSBI di seluruh Indonesia yang sepanjang 2020 praktis tanpa kegiatan berarti karena pandemi Covid-19.

Seminar sendiri direncanakan digelar 24 Januari 2021 dengan target membentuk struktur organisasi ASSBI untuk kemudian pembentukan BPPUM dengan harapan bisa mencetak pemain-pemain muda yang benar-benar bisa diandalkan.

“Kita harus tetap punya mimpi memiliki pemain-pemain andal yang bisa membanggakan bangsa Indonesia,” ujar Taufik. “Jangan pernah takut bermimpi.”

Berita Terkait