19 November 2020 14:10 WIB
Oleh : eko

Messi Dituduh Terlalu Otoriter

LIONEL Messi mengatakan ia merasa lelah selalu disalahkan jika ada masalah di Barcelona, itu setelah ia dituduh oleh mantan agen Antoine Griezmann karena membuat striker asal Prancis itu tertekan selama berada di klub La Liga itu.

Eric Olhats menuduh Messi memiliki terlalu banyak kendali di klub.

"Messi terlalu banyak mengatur dan sangat otoriter di klub dan itu membuat Griezmann sulit beradaptasi sejak kedatangannya tahun lalu," kata Olhats. 

Messi kembali ke Barcelona dari tugas internasional bersama Timnas Argentina pada Rabu ketika ia disapa oleh wartawan di bandara.

"Sebenarnya saya sedikit lelah karena selalu menjadi masalah bagi semua yang ada di klub," kata Messi seperti dikutip media Spanyol.

"Selain itu, setelah penerbangan 15 jam, saya meminta petugas pajak menunggu saya. Ini gila."

Dengan sisa satu tahun di kontraknya, Messi mencoba mengaktifkan klausul yang disengketakan untuk meninggalkan Barcelona secara gratis di luar musim, tetapi akhirnya memutuskan untuk tetap karena ia tidak ingin menghadapi pertempuran hukum dengan klub.

Barcelona berada dalam kekacauan sejak Bayern Munich mempermalukan tim Spanyol itu 8-2 di perempat final Liga Champions musim lalu. Presiden klub Josep Maria Bartomeu mengundurkan diri bulan lalu menjelang mosi tidak percaya. Messi juga terlibat perselisihan dengan otoritas pajak Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.

Ia dijatuhi hukuman penjara 21 bulan pada  2016 dan diperintahkan untuk membayar denda dua juta euro ($ 2,37 juta) karena menipu pemerintah Spanyol sebesar 4,2 juta euro atas pendapatan yang diperoleh dari hak gambar.

Namun, 33 tahun tidak menjalani hukuman penjara setelah menukar hukumannya dengan denda 250.000 euro, karena di Spanyol terdakwa tanpa keyakinan sebelumnya diizinkan untuk menjalani hukuman di bawah dua tahun masa percobaan.

Berita Terkait