14 November 2020 20:29 WIB
Oleh : aba

Klopp Sangat Percaya Diri dengan Keputusannya Sendiri

JUERGEN Klopp, manajer Liverpool, tak pernah tunduk opini populis. Dalam lima tahun duduk di kursi panas di Anfield, ia sering melawan arus, tak peduli pada kekuatan publik.

Ia lebih suka bekerja dengan caranya sendiri.

“Saya bukan orang yang suka mengontrol,” tegasnya dalam film documenter Liverpool berjudul ‘The End Of The Storm’. “Saya hanya berpikir segala sesuatu dapat terjadi dengan cara-cara spesifik.”

Sekadar contoh dapat dilihat bagaimana ia menangani langkah The Reds di Piala Dunia Antarklub (Club World Cup) tahun lalu.

Ketika target besar menjadi juara Premier League sedang kencang-kencangnya digaungkan, Klopp tetap memberangkatkan timnya ke Qatar.

Bahkan, bukannya menurunkan tim muda ke Timur Tengah dan memasang pemain senior di perempat final Carabao Cup 2019, Klopp memakai caranya sendiri, sebagaimana dilansir liverpoolecho.co.uk.

Di Qatar Liverpool menggondol gelar setelah menang 1-0 atas Flamengo, 21 Desember. Sebelumnya, di perempat final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris, The Reds yang bermain pada 17 Desember, kalah 0-5 dari Aston Villa.

Pulang ke Inggris dengan trofi Piala Dunia Antarklub yang belum pernah diraih Liverpool, Klopp kembali fokus ke Premiership. Dan, di Boxing Day (25 Desember 2019), ia melipat Leicester 4-0.

Publik juga masih ingat bagaimana keputusannya memboyong Virgil van Dijk dari Southampton pada 2017. Banyak yang menentang Klopp karena berani membawa pemain belakang dengan transfer 75 juta poundsterling atau setara Rp1,4 triliun jika dikurs ke rupiah hari ini.

Klopp bergeming. Hasilnya, di bawah pertahanan yang digalang Van Dijk, Liverpool merebut gelar Premiership 2019-20, Liga Champions 2018-2019, Super Cup Eropa 2019, dan Piala Dunia Antarklub 2019.

Itu membuktikan bahwa Klopp adalah pelatih yang punya karakter kuat dan sangat percaya diri. Orang boleh bicara apa saja, tapi Klopp punya caranya sendiri.

Kini, Van Dijk cedera dan hampir pasti takkan bermain sampai kompetisi berakhir. Joe Gomez juga baru saja menjalani operasi hamstring pada lututnya. Fabinho dan Joel Matip sebagai pemain yang bisa menjaga barisan belakang belum membuat Klopp nyaman.

Ia kini tengah memburu Ruben Semedo dari Olympiacos untuk ikut memperkuat barisan belakang. Klopp tak ingin timnya kedodoran untuk melanjutkan perjuangannya dalam laga-laga lanjutan Premiership.

Berita Terkait