12 November 2020 22:35 WIB
Oleh : aba

Kentaro Nakayama Resmi Gabung dengan Tim Golf Elite Dunia, Purdue Golf Team

Kentaro Nakayama.

PEGOLF muda Indonesia dan siswa kelas 12 Jakarta Intercultural School, Kentaro Nanayama, resmi direkrut klub golf elite Purdue Golf Team, Purdue University, Amerika Serikat, Kamis (12/11), sekaligus menerima beasiswa di kampus bergengsi tersebut.

Prestasi gemilang ini melanjutkan sukses Kentaro setelah 2019 meraih gelar Golf Junior Dunia di turnamen ATI-Ciputra Golfpreneur Junior World 2019.

Bagi Kentaro, Purdue University adalah pilihan tepat karena merupakan salah satu kampus terbaik di AS yang memiliki fasilitas golf sangat lengkap.

“Saya direkrut Purdue University setelah berlaga di sejumlah turnamen di AS. Beberapa kampus lain juga mulai melakukan pendekatan, namun saya mantap pilih Purdue,” ujarnya dalam rilis yang diterima Sportanews.com.

Purdue Golf Team mencari para pelajar yang dapat mengelola waktu dengan baik, memiliki nilai yang bagus serta skill yang hebat. Mereka juga mencari atlet pelajar yang dapat membuat perbedaan dalam tim.

Kentaro menambahkan, tim golf Purdue University juga diisi atlet-atlet kelas dunia yang selalu mendorong para anggota untuk menjadi lebih baik sehingga sukses memenangkan banyak penghargaan.

Kentaro mulai mengenal golf sejak usia 7 dari ayahnya. Ia mulai berlatih setiap hari sejak menginjak grade 4 hingga 8, dan mencoba merasakan kompetisi pada usia 11. Saat menginjak grade 9, ia belajar di Jakarta Intercultural School dan dipercaya menjadi kapten Varsity Golf Team.

“Jakarta Intercultural School seperti rumah kedua bagi saya. Sekolah ini sangat mendukung saya dalam meraih prestasi serta mempersiapkan semua kebutuhan akademis untuk menjadi atlet pelajar.”

Di JIS, Kentaro mendapat bimbingan secara langsung dari Garret Anderson, pelatih golf di SMA JIS, dan Jake Stockman, Athletics Coordinator di JIS.

“JIS sangat bangga Kentaro dapat bergabung dengan klub golf terbaik dan kampus kelas dunia. Kerja keras dan ketekunan Kentaro kami harapkan dapat menginspirasi para pelajar lain,” ujar Dr Tarek Razik, Head of School JIS.

Berita Terkait