14 September 2020 20:17 WIB
Oleh : eko

CEO Ferrari Bilang Timnya Berada di Tepi Jurang

TIM Ferrari ibarat berada di tepi jurang setelah para pebalapnya gagal meraih podium di GP Tuscan di Muggello, demikian dikemukakan CEO Ferrari Louis Camilleri. 

Dua pebalap Ferrari, Charles Leclerc dan juara F1 empat kali, Sebastian Vettel masing-masing berada di urutan kedelapan dan kesepuluh di Mugello.

Sebenarnya ini hasil yang menggembirakan setelah dua balapan sebelumnya di Spa-Francorchamps dan Monza tetapi hampir tidak menginspirasi pada GP ke-1000 mereka.

"Kami berada di tepi jurang sekarang, dan kami tahu kami bisa terperosok," katanya.

"Meski apa pun yang saya katakan akan dianggap sebagai alasan. Ini bukan alasan, yang terpenting adalah tetap fokus pada masalah yang kami miliki dan bekerja keras dengan tekad untuk kembali ke tempat yang kami anggap sebagai tempat yang tepat," ungkapnya. 

Camilleri, yang berada di Mugello bersama ketua John Elkann, menjelaskan bahwa tim Italia itu bahkan tidak berniat untuk mundur dari Formula Satu.

"Saya pikir Ferrari dan F1 sudah bersinerfi," katanya.

"Bagaimana membayangkan F1 tanpa Ferrari? Atau sebaliknya?

"Kami sudah berada di sana selamanya dan kami satu-satunya tim. Yang lain datang dan pergi. Dan ya, sejarah juga menciptakan tekanan - jadi kami menantikan ribuan berikutnya."

Tahun depan Formula Satu akan memperkenalkan perubahan tertentu yang mencakup batasan biaya $ 175 juta (147,5 juta euro) per tim, per musim.

"Kami akan mengambil waktu dan saya berharap, dengan sedikit lebih banyak fleksibilitas dalam regulasi tahun depan, setidaknya kami dapat melangkah dari posisi kami sekarang.

"Angkat topi untuk Mercedes. Mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa. Kita akan melihat, pada tahun 2022, dengan peraturan baru, jika itu menciptakan pengaturan ulang ... Itu harapan kami."

 

Berita Terkait