01 September 2020 16:06 WIB
Oleh : eko

Rahim Soekasah: Untuk Apa PSSI Menaturalisasi Pemain Brasil?

MANTAN Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Rahim Soekasah mengatakan sebaiknya PSSI tidak melakukan naturalisasi para pemain Brasil untuk memperkuat Timnas U20 menghadapi Piala Dunia U20 pada 2021 mendatang. 

Menurut Rahim Sukasah, FIFA menggelar piala dunia kelompok umur untuk pembinaan dan jni kesempatan bagi Indonesia untuk membina para pemain muda yang berbakat. 

" Kita tidak usah takut soal hasilnya. Kalau hasilnya kurang baik, kita bina lagi agar kesempatan yg akan datang bisa lebih baik. Turnamen-turnamen kelompok usia bukan hanya untuk mencari kemenangan.Tapi tujuan utamanya adalah agar pemain-pemain  muda itu bisa memperlihatkan prestasinya sehingga bisa naik kejenjang senior dimasa mendatang. Tidak usah pakai target-target. Just do the best, "ungkap Rahim Soekasah kepada wartawan di Jakarta, Selasa(1/9). 

Dikatakan, program naturalisasi pemain awalnya dicetuskan nya ketika ia masih menjabat sebagai Ketua BTN PSSI.

"Pada waktu itu yang saya sarankan ke PSSI adalah untuk memperkuat Timnas. Saya bilang banyak anak-anak keturunan Indonesia yang main bagus di klub-klub Belanda. Kenapa nggak kita tanya mereka mau nggak main untuk Timnas Indonesia. Maksud saya keturunan Indonesia dan punya prestasi baik di kompetisi di divisi 1 dan 2 Liga Belanda, "papar Rahim Soekasah. 

Dikatakan, rencana itu disambut baik oleh PSSI. Namun, ia terkejut ketika kemudian implementasinya berbeda. Pemain-pemain keturunan yang  direkrut bukan pemain-pemain yang terbaik dan berkiprah di Kompetisi Belanda.Bahkan tidak lebih baik dari pemain asli Indonesia yang berlaga di Liga 1 Indonesia.

"Waktu itu saya dengar ada sekelompok wartawan kita yang berangkat ke Belanda lalu cari-cari pemain keturunan Indonesia dan ternyata, pemain keturunan itu bukan pemain-pemain yang terbaik di kompetisi KNVB," tandasnya. 

 Dan yang lebih fatal lagi, kata Rahim Sukasah, klub-klub menaturalisasi pemain-pemain asing dari Afrika dan Amerika Latin. Ini juga bukan yang saya maksud untuk dinaturalisasi. Pemain-pemain tersebu juga tidak lebih baik dari pemain Indonesia sendiri.

"Bisa kita lihat prestasi sepakbola kita tidak bertambah maju dengan melakukan naturalisasi pemain. Karena memang dari sisi kualitasnya mereka biasa-biasa saja,"katanya.

Berita Terkait