28 August 2020 18:34 WIB
Oleh : eko

Lifter Pelatnas Alami Banyak Peningkatan Total Angkatan

PARA Lifter Pelatnas mengalami banyak kemajuan selama berlatih. Ini tercermin dari hasil Tes Progres Kedua yang digelar oleh Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia(PABSI) di Pelatnas Kwini, Jakarta Pusat, Jumat(28/8). 

Dalam tes yang juga disaksikan oleh Ketua Umum KOI Radja Okto Saptahari, para lifter junior banyak mengalami peningkatan dalam total angkatan.

Para Lifter yang mengalami kemajuan pesat diantaranya, Windy Chantika Aisyah kelas 49 kg, Juliana Klarisa kelas 55 kg, Siti Nafisatul Hariroh (49 kg). Sementara di bagian putra Lifter Rizky Juniansyah kelas 73 kg, Rahmat Erwin Abdullah kelas 73 kg mampu mengimbangi para Lifter seniornya seperti, Eko Yuli Irawan (61 kg), dan Triyatno(73 kg).

Di bagian putri Windy Chantika Aisyah berhasil meraih total angkatan 193 yang terdiri dari angkatan snatch 87 kg dan clean and jerk seberat 106 kg. Juliana Klarisa meraih total angkatan 190 kg, yakni snatch seberat 82 kg dan  clean and jerk 108 kg, sedangkan Siti Nafisatul Hariroh meraih total angkatan 169(snatch: 74 kg, clean & jerk 95 kg). Sementara Lifter Nurul Akmal di kelas 87+ kg, berhasil meraih total angkatan 245 kg( snatch:110 kg, clean & jerk 135 kg).

Di bagian putra, Rizky Juniansyah di kelas 73 kg berhasil meraih total angkatan 327 kg dengan angkatan snatch 145 kg dan clean & jerk 182 kg, Rahmat Erwin Abdullah  (73 kg) meraih total angkatan 332 kg (snatch 147 kg, clean & jerk 185 kg), sedangkan Eko Yuli Irawan (61 kg) meraih total angkatan 317 kg (snatch: 142 kg, clean & jerk 175 kg).

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum KOI Radja Okto Sapthari yang didampingi  Wakil Ketua PABSI Djoko Pramono mengaku puas melihat hasil latihan para lifter menghadapi berbagai event tingkat international, termasuk Olimpiade Tokyo 2021 mendatang.

"Saya cukup puas dengan perkembangan latihan para atlet angkat besi. Dalam tes progres ini mereka tak hanya mampu memecahkan rekor nasional tapi juga rekor dunia. Jika ini bisa dipertahankan maka saya optimistis mereka akan mampu mendulang emas di Tokyo nanti, " ungkapnya. 

Ia juga berharap agar PABSI mampu meloloskan dua atau tiga lifter lagi di Olimpiade Tokyo 2021." Yang sudah lolos dua, saya berharap dua atau tiga lifter lagi yang ikut lolos. Jadi, Insya Allah jumlah medali dari angkat besi semakin banyak, "tandasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PABSI, Djoko Pramono mengatakan, para lifter harus tetap mempertahankan prestasi yang mereka raih selama menjalani latihan. " Olimpiade masih jauh sekitar 10-11 bulan lagi dari sekarang. Progres latihan mereka harus terus meningkat. Saya bangga kepada prestasi para junior yang banyak mengalami kemajuan selama berlatih. Hampir 99 persen mereka alami peningkatan, " tandasnya.

Di sisi lain, ia juga optimistis jika diberikan kesempatan untuk mengikuti dua atau tiga event menjelang Olimpiade, pihaknya akan meloloskan dua atau tiga lifter ke Olimpiade Tokyo 2021.

"Saya optimistis, jika kita mengikuti dua atau tiga event lagi jelang Olimpiade, terbuka kesempatan bagi para lifter junior lainnya untuk lolos, " paparnya.

Dalam kesempatan itu Djoko Pramono juga mengumumkan pergantian antar waktu Manajer Tim Angkat Besi Indonesia untuk Olimpiade 2021 mendatang dari Alamsyah Widjaya kepada Letkol Marinir Ayub Wibowo dan pergantian nama menjadi PABSI yang telah disahkan dalam Rakernas KONI Pusat kemarin dengan Ketua Umum Rosan P Roeslani.

"Pergantian ini merupakan tour of duty, hanya penyegaran saja. Semoga prestasi para atlet lebih meningkat lagi, " tuturnya. 

Berita Terkait