10 July 2020 06:48 WIB
Oleh : eko

Striker Porto Minta Maaf

STRIKER Porto, Moussa Marega, meminta maaf kepada timnya karena ulahnya dengan menendang bola karena kesal tidak diizinkan melakukan tendangan penalti ketika timnya menang 3-1 dari Tondela.

Kemenangan ini membawa timnya semakin dekat untuk mengklaim gelar Liga Portugal.

“Maaf atas kelakuan saya. Sekarang kita perlu satu kemenangan untuk menjadi juara, ”katanya di media sosial setelah mencetak gol kemenangan yang membuat klubnya sangat dekat dengan gelar tersebut.

Marega mencetak gol kedua, dengan melakukan solo run dan menendang bola ke sudut sebelah kanan kiper Tondela. Namun ia sempat marah menjelang akhir pertandingan setelah diganjal di kotak penalti. Ketika bangkit untuk mengambil tendangan, instruksi datang dari bangku pelatih Porto agar Fabio Vieria mengambil alih tendangan itu

Pemain internasional asal Mali itu kemudian mengambil bola dan menendangnya dengan kemarahan. Pelatih Porto Sergio Conceicao menegaskan setelah itu bahwa masalah itu dengan cepat diselesaikan.

"Marega adalah profesional yang hebat. Dia banyak bekerja. Satu momen tidak menjadikannya pemain yang kurang baik," katanya. "Semuanya diselesaikan, tidak ada masalah, ada kesalahpahaman sebelum penalti diambil. Saya sudah menyelesaikannya dengan pasukan di ruang ganti," tambahnya.

Kemenangan tersebut, diikuti dengan hasil imbang untuk Benfica yang berada di posisi kedua di Famalicao pada hari Kamis nanti, berarti Porto membutuhkan satu poin lagi untuk menjamin kemenangan liga mengingat rekor head-to-head mereka. 

Berita Terkait