29 June 2020 07:20 WIB
Oleh : eko

Manajer Watford Bertindak Tegas

MANAJER Watford Nigel Pearson bertindak tegas dengan tidak memperbolehkan Andre Gray, Domingos Quina dan Nathaniel Chalobah tampil melawan Southampton, meski mereka kalah 1-3 dalam pertandingan itu. 

Watford berada di posisi ke-16 dengan mengemas 28 poin. Ketiga pemain itu dilarang tampil sebagai 'tindakan pencegahan' setelah media Inggris melaporkan bahwa striker Gray telah melanggar aturan penguncian virus corona dengan mengadakan pesta ulang tahun di rumahnya, dengan Quina juga hadir dalam acara itu. 

Sebuah pernyataan dari klub mengatakan Pearson telah menjatuhkan sanksi bagi trio pemain itu dari skuad untuk memastikan 'kesehatan dan keselamatan semua pemain, staf dan ofisial pada pertandingan hari ini'. 

Pearson harus merelakan tindakan ini meski skuad mereka membutuhkan peranan ketiga pemain itu. Namun, ia berupaya memaksimalkan peran para pemain lainnya. 

"Saya lebih melihat kinerja dan benar-benar apa yang terjadi untuk menempatkan kita dalam situasi yang kita alami hari ini dan sekali lagi berjuang untuk hidup kita karena kita belum menemukan tingkat kinerja yang saya harapkan dari kita," Pearson berkata.


Pihaknya telah berhasil satu poin dari tiga pertandingan mereka sejak musim dimulai kembali setelah penghentian tiga bulan.

"Sekali lagi, kami membuat terlalu banyak kesalahan sendiri dan membuat kesalahan untuk gol dan memberi diri kami terlalu banyak untuk dilakukan dan itu pasti mengecewakan," tambahnya.

Gol bunuh diri bek Southampton Jan Bednarek sendiri tampaknya telah memberi Watford harapan setelah dua gol Danny Ings untuk Saints tetapi James Ward-Prowse memastikan poin bagi tim tamu.

"Kami tidak tampak sebagai satu kesatuan seperti yang kami lakukan di pertandingan lain juga, jadi ini mengecewakan karena hari ini adalah kesempatan bagi kami untuk menambah jumlah poin kami," kata Pearson.

"Kami memiliki sisa pertandingan yang ada di tangan kami sendiri untuk memastikan kami mengamankan masa depan kami di Liga Premier. Tidak ada yang akan melakukannya untuk kami." 

Berita Terkait