08 June 2020 18:15 WIB
Oleh : eko

Mantan Presiden IAAF Jalani Persidangan di Paris

PERSIDANGAN mantan Presiden Federasi Atletik Dunia (IAAF), Lamine Diack, di pengadilan Paris, Prancis, tetap berlangsung pada Senin(7/6).

Diack dijerat hukum atas tuduhan korupsi dan pencucian uang yang terkait dengan skandal doping atlet Rusia.

Diack, yang berusia 87 tahun, sebelumnya  membantah melakukan kesalahan. Pengacaranya mengatakan tuduhan itu tidak berdasar. Diack mengepalai Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF), yang sekarang berganti nama menjadi Atletik Dunia, dari 1999 hingga 2015.

Dalam pernyataannya, pengadilan Prancis  mengatakan, pihaknya tidak akan menunda persidangan Lamine Diack dan putranya itu. 

Putranya, Papa Massata Diack tinggal di Senegal, yang menolak mengekstradisinya ke Prancis. Pengacara Papa Massata mengatakan rekan-rekannya dari Senegal sangat diperlukan untuk pembelaannya tetapi tidak dapat melakukan perjalanan ke Paris karena pembatasan perjalanan karena pandemi virus corona.

Penuntut mengatakan Papa Massata adalah buronan yang sering 'kucing-kucingan'  dengan pengadilan Prancis.

Berita Terkait