02 June 2020 21:32 WIB
Oleh : eko

Mantan Juara Dunia Balap Motor Asal Italia Tutup Usia

MANTAN juara dunia balap motor Carlo Ubbiali yang telah memenangkan sembilan gelar dunia, dan menjadi pebalap Italia pertama yang telah sukses sebelum Giacomo Agostini dan Valentino Rossi tutup usia. 

Carlo Ubbiali, meninggal pada Selasa(2/6) dalam usia 90. Ubbiali telah dirawat di rumah sakit sejak awal Mei di rumah sakit Papa Giovanni karena masalah pernapasan. Pada 22 September ia tepat berusia 90 tahun.

Pemenang 9 gelar dunia (6 dalam 125 dan 3 dalam 250) dan 8 Italia, selalu mengendarai Agusta-nya, ia berasal dari Bergamo dan pernah melatih Giacomo Agostini, legenda sepeda motor Italia lainnya. 

Khususnya di Fifties ia adalah yang paling dicintai dan diikuti pengendara sepeda motor Italia, pemenang 39 dari 74 balapan. Pada 16 Desember ia dianugerahi kerah emas untuk prestasi olahraga oleh Coni, kehormatan tertinggi.

Dengan sembilan gelar dunianya ditaklukkan (6 kali di kelas 125 cc dan 3 kali di 250 cc), Carlo Ubbiali adalah salah satu dari tiga pebalap Italia paling sukses sepanjang masa di trek, bersama dengan Valentino Rossi(9 kali) dan Giacomo Agostini(15 kali). Namun, Ubbiali memperoleh hasil ini di era di mana balapan masih minim perlengkapan keamanan bagi pebalap. Para pebalap masih mengenakan helm berbentuk helm tradisonal tanpa pengaman dibagian belakang kepala. 

Selain perlombaan Piala Dunia, pada 1950-an ada juga kompetisi legendaris seperti Milan-Taranto, balap jalan satu tahap sepanjang 1.300 km. 

Di Kejuaraan Dunia ia melakukan debutnya setahun sebelumnya di Swiss Gp dengan MV Agusta, finis ke-4 di kelas 125. Dia melewati Mondial, dia menaklukkan Grand Prix 1, di Irlandia Utara, dengan keunggulan satu menit dan pada 1951 ia memenangkan Kejuaraan Dunia, selalu dalam 125.

Tahun berikutnya ia adalah wakil juara dunia dalam kedelapan liter. tetapi meletakkan dasar untuk keberhasilan berikut, kembali untuk diikat ke MV Agusta. Dengan rumah Varese ia berada di posisi ke-3 pada tahun 1953 dan ke-2 pada tahun 1954, tetapi pada tahun 1955 itu tidak dapat ditembus oleh semua orang: ia menaklukkan 5 dari 6 dokter musiman (hingga 1960 kejuaraan itu terdiri dari tidak lebih dari 8 balapan), juga memperoleh kemenangan pertama di Tourist Trophy.

Pada 1956 ia berkompetisi di 2 kelas memenangkan kedua Kejuaraan Dunia, yang ia lakukan pada tahun 1959 dan 1960 sedangkan pada tahun 1958 ia adalah juara dari 125. Secara total ia memenangkan 39 dokter dan keindahan 68 kali naik podium 68 kali di tepat di bawah 80 putaran. 

Berita Terkait