02 June 2020 12:36 WIB
Oleh : aba

Ruddy Widodo: Subsidi Naik Sementara Gaji Pemain & Pelatih Turun Pun Arema Tetap Rugi

GENERAL Manager Arema, Ruddy Widodo, menegaskan tak sedang mencari untung ketika mengajukan dua syarat kepada PSSI jika ingin melanjutkan kompetisi Liga 1 2020.

Kedua syarat itu adalah peningkatan nilai subsidi klub dari PSSI dan klub diizinkan mengurangi gaji pelatih dan pemain.

Menurut Ruddy, jika kedua hal itu disetujui PSSI, maka klub akan sangat terbantu. Setidaknya mengurangi nilai kerugian.

Liga 1 2020 dihentikan PSSI karena pandemi Covid-19. Sejak itu, klub-klub, termasuk Arema, mengalami kesulitan finansial untuk menggaji pelatih, pemain, ofisial, dan karyawan. Pasalnya, pemasukan dari sponsor tak bisa diandalkan dan tak ada pemasukan pula dari penjualan tiket penonton.

“Tolonglah jangan berpikir dengan meminta kenaikan nilai subsidi itu untuk menambah income. Dengan subsidi dan gaji pelatih serta pemain dikurangi pun Arema tidak akan untung. Kami tetap rugi. Tujuan kami mengajukan dua syarat itu bukan untuk mencari untung, melainkan mengurangi kerugian, agar kami tidak terlalu rugi,” kata Ruddy di laman wearemania.net.

Menurut prediksinya, tiga bulan pertama ketika Liga 1 2020 dilanjutkan, stadion tidak akan penuh oleh suporter seperti sebelum pandemi Covid-19. Salah satunya karena protokol kesehatan yang mengatur kapasitas stadion tidak bisa dimaksimalkan.

 “Selain itu, sekarang ini kondisi ekonomi masyarakat tengah terpuruk karena pandemi. Diakui atau tidak, pasti ada ketakutan di hati suporter untuk masuk stadion di tengah pandemi. Padahal, sektor tiket ini menjadi salah satu sumber pendapatan klub, termasuk Arema,” tandasnya.

Berita Terkait