25 May 2020 13:48 WIB
Oleh : eko

Clijster Mendambakan Tampil di US Open Tahun Ini

BARU beberapa kali tampil di turnamen, petenis Kim Clijsters yang baru comeback ke dunia tenis ini mengaku sangat menantikan tampil di turnamen US Open tahun ini. 

"Saya masih termotivasi," kata pemenang Grand Slam empat kali itu kepada surat kabar Belgia, Minggu (24/5).

"Saya berharap masih bisa bermain musim ini. Tetapi bahkan jika kami tidak melakukannya, saya berniat untuk terus maju," kata bintang tenis Belgia, yang berusia 37 tahun pada Juni, kepada Het Laatse Nieuws (HLN).

Clijsters pernah bercokol di nomor satu sebelum dan sesudah pensiun pertamanya, dari 2007-2009. Ia melahirkan putrinya pada 2008 dan memenangkan US Open sebelum jeda itu dan Australia Terbuka dan dua gelar di turnamen Amerika Serikat lainnya ketika ia kembali. Ia kemudian menyatakan pensiun untuk kedua kalinya setelah US Open pada 2012 dan sejak itu memiliki dua putra.

"Saya selalu merasa puas," kata Clijsters dalam wawancara sebelumnya dengan Tennis Hall of Fame.

"Setelah aku mengandung bayi ketiga kami, Blake, aku mulai mengikuti ke turnamen. Tapi saya tetap gatal ingin mengayunkan raket, " kata Clijster yang selama pandemi lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya itu. 

Ia juga mengatakan, kembali ke tur menimbulkan tantangan bagi ibu dari tiga anak itu.

"Saya hanya mengikuti beberapa turnamen pada beberapa bulan terakhir," katanya.

Ia memulai comeback keduanya pada Februari di Dubai, dan kalah dari Garbine Muguruza di babak pertama. kemudian kalah dari Johanna Konta dalam pertandingan pembukaannya di Monterrey, turnamen terakhir sebelum tur wanita ditutup pada awal Maret.

Ia berada di Amerika Serikat ketika turnamen di Indian Wells, tempat ia berencana bermain tunggal dan ganda bersama Venus Williams, yang akhirnya dibatalkan.

Keluarga Clijster tinggal di rumah mereka di New Jersey,  mereka tidak memiliki lapangan tenis, sementara ia sulit untuk berlatih karena sarana itu ditutup. 

"Kami membuat lapangan dadakan dengan kursi-kursi dapur," katanya.

Clijsters dan suaminya Brian Lynch, seorang pelatih bola basket. 

"Dalam beberapa minggu pertama ketika Anda berada di karantina dan semua tantangan ini muncul ... Anda mencoba segalanya," katanya. "Setelah beberapa minggu, ini 'tantangan lain? Aku sudah selesai!'"

Keluarga kembali ke Belgia dan dikarantina selama dua minggu.

Clijsters mengatakan kepada HLN bahwa istirahat telah memungkinkannya untuk mengistirahatkan tubuhnya dan membiarkan cedera pada lututnya membaik.

"Jika AS Terbuka dapat terjadi, saya ingin siap," katanya dalam wawancara Hall of Fame. "Saya juga akan senang jika saya harus bermain di lapangan 18. Saya tidak harus keluar pada Arthur Ashe."

Berita Terkait