23 May 2020 09:34 WIB
Oleh : eko

Queensland Saingan Indonesia di Bidding Olimpiade 2032 Tunda Pekerjaan Kampanye Pencalonan

PEJABAT Senior Olimpiade Internasional (IOC) John Coates mendukung keputusan  pemerintah negara bagian Queensland untuk menunda pekerjaan dalam upayanya mencalonkan diri menjadi tuan rumah  Olimpiade 2032, dan untuk sementara mereka fokus pada penanganan wabah virus corona.

Perdana Menteri Queensland Annastascia Palaszczuk telah mengkonfirmasi keputusan untuk menunda pekerjaan mereka soal pencalonan itu dalam sebuah surat kepada parlemen negara pada Jumat,  demikian dilaporkan The Australian. 

"Karena fokus Queensland dan Australia telah ditempatkan pada tanggapan terhadap virus corona setuju bahwa diskusi pencalonan Olimpiade 2032 ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut," tulis Palaszczuk.

Coates, yang juga Presiden Komite Olimpiade Australia (AOC), mengatakan semua orang memahami ada masalah kesehatan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat yang mendesak untuk ditangani oleh pemerintah.

"Pencalonan akan memiliki perannya dalam hal pekerjaan dan pertumbuhan dalam ekonomi Queensland begitu kita melihat jalan kita melalui krisis saat ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Coates menambahkan, AOC telah merekomendasikan pada akhir Maret bahwa mereka menunda setiap pertemuan dengan semua tingkat pemerintahan tentang pencalonan tersebut ketika mereka berurusan dengan pandemi.

Australia telah menyelenggarakan Olimpiade Musim Panas dua kali, di Melbourne pada tahun 1956 dan Sydney pada tahun 2000.

Pencalonan Queensland akan berpusat di kota terbesar di negara bagian itu, Brisbane.

Coates, yang adalah kepala inspektorat Komite Olimpiade Internasional untuk Tokyo, memperingatkan awal pekan ini bahwa penyelenggara Jepang menghadapi "masalah nyata" yang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 yang ditunda tahun depan karena virus corona. 

Berita Terkait