21 May 2020 11:32 WIB
Oleh : eko

IOC Siapkan Skenario Karantina Atlet di Olimpiade 2021

KETUA Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach berharap agar penundaan Olimpiade ke 2021 tetap berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, pihaknya tetap menyusun skenario lain demi terselenggaranya penundaan Olimpiade itu, salah satunya mengenai karantina atlet. 

Pada Maret, IOC dan pemerintah Jepang mengambil keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menunda Olimpiade, yang akan dimulai pada Juli, selama satu tahun karena wabah virus corona.

Namun, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah mengatakan acara multi-olahraga itu juga bisa dibatalkan jika pandemi belum mereda.

Di sisi lain, Bach mengatakan ia sangat mengerti posisi Jepang selalu penyelenggara. Mengingat situasi saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 17.100 orang di Jepang, menyebabkan 797 kematian.

"Sejujurnya, saya memiliki beberapa pemahaman untuk ini, karena Anda tidak dapat selamanya mempekerjakan 3.000 atau 5.000 orang di Komite Penyelenggara," kata Bach kepada BBC.

"Anda tidak bisa setiap tahun mengubah seluruh jadwal pertandingan olahraga di seluruh dunia dari semua federasi besar. Kita tidak bisa membuat para atlet dalam ketidakpastian."

Bach mengatakan IOC berkomitmen untuk mengadakan Olimpiade tahun depan meskipun harus disiapkan untuk berbagai skenario termasuk karantina atlet. "Apa artinya ini bagi kehidupan di Perkampungan  Atlet Olimpiade?" katanya.

"Semua skenario berbeda ini sedang dalam pertimbangan dan inilah mengapa saya mengatakan ini adalah tugas yang sangat besar, karena ada begitu banyak pilihan yang berbeda sehingga tidak mudah untuk mengatasinya (sekarang)."

"Ketika kita memiliki pandangan yang jelas tentang apa yang terjadi pada 23 Juli 2021 nanti, maka (kami akan) mengambil keputusan yang tepat. "

Berita Terkait