20 May 2020 11:55 WIB
Oleh : eko

Akibat Pandemi UEFA Kehilangan Pemasukan Jutaan Dolar

BADAN Sepakbola Eropa (UEFA) terancam kehilangan pemasukan jutaan dolar Amerika Serikat akibat pandemi virus corona.

Itu dikemukakan oleh Presiden UEFA Aleksander Ceferin yang mengatakan saat ini ia mengalami sulit tidur karena memikirkan hal itu. 

 Liga Eropa dan kompetisi UEFA telah ditangguhkan sejak Maret atau musim mereka terputus karena wabah itu. 

Meski Bundesliga Jerman dimulai kembali pada akhir pekan lalu, namun kompetisi bergengsi lainnya di belahan Eropa belum menunjukan tanda-tanda akan bergulir kembali, pada jadwal kompetisi diperkirakan mundur hingga batas akhir Agustus mendatang. 

 "Begitu banyak masalah mengenai jadwal pertandingan yang tertunda.  Kami akan kehilangan pemasukan hingga jutaan dan bahkan puluhan juta dollar," kata Ceferin kepada Guardian. 

"Efeknya saya merasa sulit untuk tertidur di malam hari. Anda akan sangat tidak bertanggung jawab jika Anda bisa langsung tertidur."

"Situasi untuk UEFA tidak terlalu mengkhawatirkan, kami tidak dalam situasi berbahaya, tetapi kami masih peduli dengan klub dan klub. liga dan para pemangku kepentingan sehingga banyak pekerjaan yang harus dituntaskan, "

Ceferin mengatakan ia tidak mengharapkan sepakbola berubah begitu situasinya kembali normal tetapi menambahkan bahwa peraturan Financial Fair Play (FFP) dapat disesuaikan dengan adanya perubahan nanti.

"Jika mereka tidak mengikuti aturan, mereka akan selalu dikenai sanksi, tetapi tentu saja kami sedang memikirkan bagaimana kami dapat memperbaiki peraturan kami," katanya.

"Ini tidak akan terjadi segera tetapi kami sedang berpikir untuk meningkatkan (FFP), memodernkannya dan melakukan sesuatu yang lebih tentang keseimbangan kompetitif. Kami juga mempertimbangkan semacam 'pajak barang mewah', jika memungkinkan."

Berita Terkait