11 May 2020 14:07 WIB
Oleh : eko

Tanpa Penonton Prancis Terbuka Kembalikan Ganti Rugi Tiket

TURNAMEN tenis Prancis Terbuka 2020 tetap digelar tanpa penonton. Turnamen ini alami penundaan dari Mei ke September karena pandemi Covid-19.

Menurut penyelenggara turnamen lapangan tanah liat itu, seperti tahun-tahun sebelumnya berlangsung pada 24 Mei. hingga 7 Juni. Namun, Federasi Tenis Prancis (FFT) menundanya dan 20 September-4 Oktober dalam upaya menyelamatkan turnamen. 

Pekan lalu FFT mengatakan semua tiket yang telah terjual untuk turnamen ini akan dibatalkan dan penggantian pembayaran melalui transfer.

"Meski tanpa penonton tapi kami ingin agar tidak rugi terutama soal hak siar televisi yang tak boleh diabaikan, "kata Presiden FFT Bernard Giudicelli mengatakan kepada surat kabar Prancis Le Journal du Dimanche.

"Kami tidak mengesampingkan opsi apa pun." Musim tenis dihentikan pada awal Maret karena pandemi dan hiatus akan berlanjut setidaknya sampai pertengahan Juli dengan banyak negara dalam kuncian.

Wimbledon telah dibatalkan sementara status AS Terbuka, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus, masih belum jelas. FFT secara luas dikritik ketika mereka mengumumkan pada pertengahan Maret bahwa Prancis Terbuka akan diundur karena kurangnya komunikasi dengan para pemain dan berbenturan dengan turnamen lapangan keras. 

Panitia mengatakan pekan lalu bahwa mereka telah melakukan pembicaraan dengan badan pengelola olahraga untuk memperbaiki kalender di tengah laporan media bahwa turnamen Grand Slam akan ditunda lebih lama seminggu dan mulai pada 27 September. Awal yang tertunda akan memberi pemain dua -Jendela antara akhir AS Terbuka, dimainkan di hardcourts New York, dan turnamen Paris.

"Tanggal 20 atau 27, itu tidak banyak berubah," kata Giudicelli.

Berita Terkait