21 April 2020 15:01 WIB
Oleh : eko

CFA Usulkan Klub Lakukan Pemotongan Gaji

ASOSIASI Sepakbola Cina telah mengusulkan klub-klub memangkas upah para pemain dan pelatih setidaknya 30 persen untuk memangkas biaya karena virus corona, kata media pemerintah, Selasa.

Media People's Daily mengatakan bahwa CFA sekarang sedang menunggu umpan balik dari tim-tim di Liga Super Cina (CSL) papan atas dan dua divisi di bawahnya.

Musim CSL seharusnya dimulai pada 22 Februari tetapi ditunda tanpa batas waktu setelah virus corona muncul di Cina tengah pada Desember, sebelum menyebar ke seluruh dunia.

"Setelah pendapat dikumpulkan dan direvisi, Asosiasi Sepak Bola China akan melaporkan ke FIFA dan departemen terkait lainnya," kata surat kabar yang dikelola pemerintah.

"Dipahami bahwa target Asosiasi Sepak Bola Cina (pemotongan upah) ... tidak termasuk pemain muda dan karyawan biasa dengan gaji yang relatif rendah," People's Daily menambahkan.

CSL telah memikat pelatih dan pemain asing dalam beberapa tahun terakhir dengan paket gaji yang besar.

Gelandang serang Shanghai SIPG Brasil, Oscar adalah salah satu pemain dengan bayaran terbaik di dunia dengan estimasi US $ 27 juta per tahun.

Pengurangan upah sementara dalam sepak bola adalah topik hangat dengan klub-klub menghadapi tantangan keuangan karena pandemi, yang telah membuat sebagian besar liga ditangguhkan tanpa batas waktu.

Arsenal menjadi klub Liga Premier Inggris pertama yang menyetujui pemotongan gaji pada hari Senin dengan manajer Mikel Arteta dan para pemain menerima pengurangan gaji sebesar 12,5 persen.

Klub-klub di liga-liga top Eropa lainnya, termasuk Lionel Messi Barcelona dan Juventus Cristiano Ronaldo, juga memangkas upah.

Masih belum ada tanggal mulai dikonfirmasi untuk CSL tetapi ada klaim sekarang bisa dimulai pada akhir Juni atau awal Juli.

Berita Terkait