06 April 2020 06:49 WIB
Oleh : aba

Shakur Stevenson: `Saya Bukan Floyd Mayweather Jr`

SHAKUR Stevenson (13-0-0, 7 KO), juara kelas bulu WBO, menegaskan dirinya bukan Floyd Mayweather berikutnya. Ia adalah dirinya sendiri.

Komentar itu digaungkan Stevenson sesudah promotor Bob Arum memberinya cap sebagai duplikat Mayweather, mantan raja pound-for-pound yang sudah mundur dari ring tinju.

 “Saya lihat diri saya sebagai saya sendiri,” kata Stevenson kepada iFL TV. Stevenson  memandang komentar Arum itu sebagai sebuah pujian belaka.

“Saya menyaksikan duel terakhir saya dan sebelumnya. Memang ada beberapa kesamaan dalam hal bagaimana kami memukul dan menghindari pukulan. Tapi, saya adalah saya. Saya punya gaya sendiri.”

 “Saya belajar beberapa hal dari Floyd, tapi juga saya belajar dari banyak petinju berbeda. Keren juga mereka bilang begitu, tapi saya adalah saya. Saya Shakur Stevenson, saya bukan Floyd Mayweather berikutnya.”

“Saya tahu fakta bahwa saya akan jadi raja di masa depan. Saya 100 persen yakin. Anda bisa jadikan wawancara ini sebagai bukti nantinya. Apa yang saya katakan itu akan terjadi.”

Stevenson dijadwalkan bertarung mempertahankan gelar melawan Miguel Marriaga (29-3-0, 25 KO) di Madison Square Garden, New York, 14 Maret. Tapi, duel itu tertunda karena wabah Covid-19.

Stevenson bisa dikatakan tak menunggu kapan duel akan digelar. Yang mencuat adalah keinginannya untuk bertarung di kelas bulu super.

“Ya, saya akan bertarung di bulu super berikutnya. Saya menginginkan pertarungan melawan juara kelas bulu IBF Josh Warrington. Tapi, mungkin ia tak mau. Ia lebih memilih pertarungan dengan Xu Can,” katanya lagi.

”Karena itu yang diinginkan Warrington (duel lawan Xu Can), maka saya naik ke menengah super. Di sana ada duel-duel yang saya kejar.”

Di kelas bulu super, salah satu yang diburu Stevenson adalah duel melawan mantan juara kelas bulu WBO Oscar Valdez (27-0-0, 21 KO).

 

 

Valdez sebelumnya juara WBO, namun melowongkannya untuk naik ke bulu super. Gelar lowong itu kemudian disengget Stevenson.

”Ada urusan yang blum beres dengannya,” lanjut Stevenson. ”Saya inginkan sabuk gelarnya dan kini sudah di tangan saya. Kemudian saya pun naik ke bulu super. Kini sepertinya `apa yang mau kau lakukan?`”

Pertarungan melawan Valdez dijadikan Stevenson sebagai batu loncatan karena Valdez bukan juara dunia lagi. ”Saya masih menginginkan duel dengannya. Saya pikir ini akan jadi duel besar.”

Nama lain yang diincar Stevenson adalah juara bulu super WBA Leo Santa Cruz (37-1-1, 19 KO) yang kini disebut-sebut akan bertarung melawan Gervonta Davis (23-0-0, 22 KO).

Tapi, jika laga Santa Cruz-Davis tak terwujud, Stevenson menginginkan Santa Cruz sesegera mungkin.

”Apa kota kelahiran Santa Cruz? Cali? Saya menghormatinya sebagai juara dunia. Jika itu masalahnya, saya akan bertarung di Los Angeles, di mana banyak orang Meksiko di sana. Saya akan mengalahkannya. Tapi, itu harapan kalau ia batal duel lawan Davis.”

Berita Terkait