27 March 2020 08:30 WIB
Oleh : aba

Dunia Tunggu Keberanian Canelo Lawan Seniman KO Beterbiev

CANELO Alvarez (56-1-2, 36 KO) menang TKO ronde 11 atas juara kelas berat ringan WBO Sergey Kovalev di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, 2 November 2019.

Namun, setelah itu, ia melowongkan sabuk gelar untuk kembali ke kelas habitatnya, kelas menengah atau menengah super.

Tapi, langkah itu dianggap sebagai taktik Canelo menghindari juara kelas berat ringan WBC/IBF, Artur Beterbiev, yang sudah meng-KO 15 lawan dari 15 pertarungannya sebagaimana ditulis Dan Ambrose di boxingnews24.com.

Artur Beterbiev (kiri)

Beterbiev, petinju Rusia, tak perlu diragukan lagi adalah raja kelas berat ringan [79,4kg). Dmitry Bivol, juara kelas berat ringan WBA super masih dianggap di bawah Beterbiev. Karena itu, jika Canelo mau menantang Beterbiev, itu bisa dikatakan langkah berani.

Pilihan menghadapi Kovalev menjadi salah satu indikasi bahwa Canelo sengaja memilih lawan lebih lunak dibandingkan yang cadas macam Beterbiev.

Jika Canelo siap duel lawan Beterbiev, perhatian dunia pastinya akan tersedot. Beterbiev sangat berbeda dibandingkan Kovalev, yang harus susah payah memenangkan duelnya melawan Anthony Yarde.

Faktanya, Canelo malah kembali ke kelas lebih bawah. Jika tak terjadi wabah Covid-19, Canelo akan bertarung melawan Billy Joe Saunders, juara kelas menengah super [76,2kg] WBO.

Di kelas ini, Saunders pun dianggap lawan yang lebih lunak dibandingkan Callum Smith, juara WBA super –sementara Canelo juara WBA regular. Di WBC ada David Benavidez, dan IBF ada Caleb Plant. Semuanya belum terkalahkan.

Berita Terkait