23 March 2020 09:37 WIB
Oleh : eko

Pengurus & Karyawan KONI Pusat Sepakati WFH

KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat kembali mengambil langkah bijaksana dalam mencermati perkembangan penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Berdasarkan Surat Edaran yang diumumkan Minggu (22/3), KONI mengizinkan para pengurus dan karyawan-karyawati untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH). 

Surat edaran yang ditandatangani Sekjen KONI Pusat Tb Ade Lukman itu izin untuk melakukan WFH itu merujuk pada perkembangan ancaman Covid 19,  kebijakan Pemda DKI Jakarta dan Kemenpora tentang Penghentian  Sementara Kegiatan Perkantoran. Kebijakan ini berlaku mulai Senin (23/3) sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. 

Selain itu, KONI Pusat juga meminta agar para pengurus dan karyawan-karyawati menghindari kegiatan di luar rumah. Kemudian menunda semua kegiatan KONI Pusat yg melibatkan banyak orang. Serta tidak melaksanakan perjalanan dinas keluar kota.

“Mereka diminta tetap  menjaga kebugaran dengan tetap melaksanakan kegiatan olahraga dan meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan juga menghindari sentuhan dgn benda yg berpotensi jadi sarana penularan,” kata Ade Lukman dalam surat itu.

Disebutkan, KONI Pusat mengharapkan, semua tetap waspada, menjaga kebersamaan dan ketenangan Keluarga Besar KONI Pusat dengan tidak bereaksi berlebihan (panik ) dalam menyikapi keadaan ini.  KONI Pusat  akan terus memantau, mengevaluasi dan menginformasikan situasi yang berkembang dengan seksama.

“Semoga Allah SWT Tuhan yang Maha Pengasih memberi kekuatan dan perlindungan kepada kita semua,” demikian disampaikan dalam surat edaran itu.

Sebelumnya, dalam mencermati perkembangan situasi penyebaran Covid-19 di Tanah Air,  KONI Pusat menunda pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang menurut rencana akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, 18 – 20 Maret 2020. Dalam rangka berperan aktif membantu mencegah penyebaran virus corona itu KONI Pusat juga menunda Workshop Strenght & Conditioning yang juga akan digelar di Jakarta, 23 – 28 Maret mendatang.

Ade Lukman mengemukakan, langkah-langkah yang diambil sesuai dengan instruksi dari Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman pada Sabtu (7/3/2020). “Dalam mencermati perkembangan situasi penyebaran Covid 19 yang cenderung meningkat, penetapan pemerintah tentang status bencana nasional dan langkah preventif yg diambil oleh kepala daerah se-Indonesia, Ketua Umum menginstruksikan menunda pelaksanaan Rakernas KONI Pusat tanggal 18 -20 Maret sampai waktu yg ditentukan kemudian berdasarkan situasi penanganan Covid 19 yang berkembang,” kata Ade Lukman, Selasa (17/3).

Saat ditemui di lantai  8 Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Ade Lukman menjelaskan, Rakernas akan diikuti oleh para nggota KONI Pusat yang berjumlah lebih dari 200 orang. Mereka berasal dari wakil dari 34 KONI Provinsi, 64 induk organisasi cabang olahraga dan enam anggota badan fungsional KONI Pusat. Direncanakan akan hadir juga para undangan dalam acara yang akan dibuka oleh Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali itu.

“Selain Rakernas itu KONI Pusat juga menunda pelaksanaan Workshop Strenght & Conditioning. Ini merupakan program dari Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat dengan peserta seluruh KONI Provinsi,” ucap mantan atlet taekwondo nasional itu.

Ade menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena situasi yg tidak memungkinkan sehingga kegiatan itu ditunda pelaksanaannya. Namun keputusan ini diambil sebagai respon dan kepedulian KONI Pusat terhadap kecemasan Publik yang berkembang.

Selain itu KONI Pusat juga mengambil langkah-langkah preventif untuk menangkal penyebaran virus corona di lingkungan kerja lembaga olahraga prestasi nasional itu. Mulai, Selasa, setiap pengurus, karyawan dan para tamu yang datang diperiksa suhu tubuhnya di pintu masuk Gedung KONI Pusat. Kemudian setiap lantai mulai disediakan alat pencuci tangan dengan cairan disinfektan.

“KONI juga melakukan sistem shif untuk pengurus dan karyawan. Bahkan kita juga akan melakukan kerja bakti Rabu di lingkungan kantor dan ruang kerja KONI Pusat. Diharapkan kerja bakti ini bisa diikuti pengurus dan para karyawan serta wakil dari induk organisasi cabang olahraga yang berkantor di Gedung KONI Pusat,” tuturnya.

Berita Terkait