11 March 2020 05:58 WIB
Oleh : eko

UEFA Minta Jaminan Fasilitas Medis Pasien Covid-19 kepada Tuan Rumah Piala Eropa 2020

UEFA meminta jaminan  kepada negara-negara yang menjadi tuan rumah Piala Eropa 2020 memiliki infrastruktur medis yang memadai untuk merawat pasien Covid-19. 

Laga Piala Eropa 2020 yang dijadwalkan pada Juni hingga Juli itu terancam batal karena dibayangi wabah Covid-19. 

Berdasarkan saran yang diterima dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UEFA meminta kepada tuan rumah pertandingan Euro 2020 memiliki infrastruktur medis untuk merawat pasien COVID-19 sambil tetap menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk mengantisipasii puluhan ribu penonton yang datang menyaksikan laga itu, denikian seperti dikutip dari The Associated Press pada Selasa.

UEFA akan menggunakan 12 stadion di 12 negara untuk Piala Eropa 2020 yang unik ini, dan menyediakan alternatif stadion lainnya jika kota yang ditunjuk sebagai host  terkena wabah Covid-19, demi lancarnya kejuaraan yang diikuti 24 tim itu. 

Salah satu kota yang akan menjadi tuan rumah yakni, Brussels telah dicoret  karena stadionnya belum selesai dan pertandingan tambahan ditempatkan di Wembley, yang memiliki semifinal dan final di London Utara.

Dalam kesempatan itu, pejabat UEFA juga membantah jika pihaknya menunda pelaksanaan Piala Eropa 2020 hingga tahun depan karena ancaman Covid-19.

"UEFA tidak akan memindahkan atau membatalkan turnamen," kata pejabat tersebut kepada AP.

Dikatakan pihaknya, telah bekerja sama dengan WHO untuk mengurangi risiko penyakit COVID-19 di 12 negara yang akan menjadi tuan rumah. 

UEFA juga tetap tidak akan merubah jadwal pembukaan  Piala Eropa pada 12 Juni di Roma, Italia ditengah ancaman merebaknya wabah Covid-19 di negara itu menyusul penundaan semua acara olahraga si negara itu hingga April. 

"UEFA menanggapi situasi yang terkait dengan coronavirus dengan sangat serius, kami sedang memantau situasi dengan cermat dan melakukan kontak dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan otoritas nasional mengenai COVID-19 dan perkembangannya."


UEFA ingin Euro 2020 berlangsung bersama disaksikan  penonton. Tetapi beberapa pertandingan kompetisi klub Eropa berlangsung minggu ini di stadion kosong, termasuk pertemuan 16 besar Paris Saint-Germain di Liga Champions dengan Borussia Dortmund atas perintah pihak berwenang Prancis.

Keputusan sudah dibuat untuk akhir bulan ini. Pertandingan playoff Irlandia Euro 2020 melawan Slovakia pada 26 Maret akan dimainkan tanpa penggemar atas instruksi pemerintah Slovakia. Pendukung akan dilarang dari stadion di Nuremberg untuk pertandingan persahabatan Jerman melawan Italia pada 31 Maret.

Seperti IOC dengan Olimpiade Tokyo, UEFA berusaha memastikan acara andalannya tidak tergelincir oleh virus. Kota-kota di Azerbaijan, Denmark, Jerman, Hongaria, Irlandia, Belanda, Rumania, Rusia, Skotlandia dan Spanyol juga akan menggelar pertandingan.

Coronavirus baru hanya menyebabkan gejala ringan atau sedang bagi kebanyakan orang, seperti demam dan batuk, dan sebagian besar sembuh. Tetapi dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, termasuk pneumonia untuk beberapa orang, terutama orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan masalah kesehatan yang ada.

 

Berita Terkait