14 January 2020 19:17 WIB
Oleh : eko

Triwatty Janji  Sinergikan Pacuan dan Equestrian

PASCA ditetapkan sebagai satu-satunya bakal calon Ketua Umum PP Pordasi pada Munas yang berlangsung akhir Januari ini, Triwatty Marciano mempunyai misi agar tidak ada lagi kesenjangan di antara olahraga pacuan dan equestrian.

Ia pun berharap kedua cabang olahraga berkuda tersebut bisa dipersatukan jika kelak diberikan kepercayaan untuk memimpin PP Pordasi untuk masa bakti 2020-2024.

"Kebetulan saya berkecimpung di kuda sudah lama. Dulu saya pernah aktif si bidang pacuan pada era 60-an. Jadi saya sudah cukup mengenal kedua cabang olahraga berkuda ini. Dan saya punya harapan besar antara pacuan dan equestrian bisa lebih bersatu demi prestasi olahraga berkuda, baik nasional maupun internasional. Sehingga di antara pacuan dan equestrian tidak ada gap yang begitu mencolok," kata Triwatty pemilik APM Stable itu ketika ditemui awak media, Selasa (14/1).

Salah satu usaha yang dilakukan Triwatty untuk menyatukan pacuan dan equestrian, bahkan sudah ditunjukkan pada ajang liga olahraga berkuda equestrian yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia yang diluncurkan pada Desember lalu.

"Itu baru launchingnya, rencananya kami menggelar sebanyak enam seri, tiga seri untuk equestrian dan tiga seri lagi untuk pacuan. Saya yakin selama kepengurusan sebelumbya, sudah banyak program yang baik di Pordasi dan yang baik itu harus kita melanjutkan itu," ungkapnya.

Cita-cita Triwatty lainnya dalam upaya memajukan prestasi olahraga berkuda di Indonesia adalah setiap daerah memiliki sarana dan prasana yang cukup memadai.

"Kami berharap mereka bisa bekerjasama dengan Pemda setempat seperti halnya Pemda DKI Jaya yang akan membangun Fasilitas Pacuan Kuda pengganti Pulo Mas yakni di daerah Tegal Alur, Jakarta Barat. Kami berharap daerah lain juga bisa mengikutinya, " tuturnya. 

Sebelumnya, Triwatty dipastikan maju sebagai satu-satunya calon Ketua Umum PP Pordasi untuk masa bakti 2020-2024 pada Munas yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat pada 31 Januari mendatang. Kepastiannya majunya Triwatty sebagai calon tunggal pada Munas Pordasi mendatang diungkapkan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang beranggotakan sembilan orang. Triwatty maju setelah mendapatkan dukungan suara dari 14 Pengprov Pordasi, yakni Aceh, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta.

Kemudian Daerah Istimewa Yigyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Papua. "Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk maju dalam pencalonan Ketua Umum PP Pordasi. Saya rasa dukungan ini, menjadi sebuah amanat yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan Pordasi dan olahraga berkuda bisa lebih maju lagi ke depannya," ungkap istri dari Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman tersebut.

Sementara itu, Jose Rizal yang sebelumnya juga mendaftar untuk maju sebagai kandidat calon Ketua Umum PP Pordasi, dinyatakan tidak lolos verifikasi karena kurangnya dukungan. Seperti yang diungkapkan TPP sebelumnya, syarat seseorang untuk maju mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PP Pordasi, harus mendapatkan minimal lima dukungan suara. Rizal sendiri ditetapkan hanya mendapatkan dukungan dua suara setelah tiga suara lainnya dinyatakan tidak sah oleh TPP. 

Berita Terkait