12 November 2019 16:07 WIB
Oleh : eko

Novendra Ungguli Anh Dung di Babak 1 Dwi Tarung Jakarta Open 2019

IM Novendra Priasmoro berhasil meraih kemenangan perdana atas Grand Master (GM) asal Vietnam, Nguyen Anh Dung pada babak pertama Dwi Tarung Internasional di Jakarta Open 2019 Fide Rated yang digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (12/11).

Kemenangan itu membuka peluang bagi Novendra untuk mewujudkan mimpinya meraih norma Grand Master (GM).

Dengan kemenangan itu, elo rating Novendra bertambah 4,7 poin. Sebelum memulai pertandingan, Novendra memiliki elo rating 2495 poin. Itu artinya, Novendra hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memenuhi syarat norma GM dengan elo rating 2500. "Iya ia hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bisa meraih gelar GM. Dengan syarat ia tidak boleh kalah di empat babak selanjutnya. Karena untuk Dwi Tarung Internasional di Jakarta Open 2019 Fide Rated," ungkap Kabidbinpres PB Percasi, Kristianus Liem, usai pertarungan.

Untuk itu, Kristianus Liem berharap, Novendra tidak boleh lengah pada babak-babak selanjutnya. "Karena masih ada empat babak tersisa yang harus dimainkan oleh Novendra. Saya harap ia tidak lengah, bisa tetap fokus, dan bisa menjaga stamina agar pada pertandingan-pertandingan selanjutnya ia bisa lebih fresh karena kondisi seorang pecatur sangat mempengaruhi konsentrasi mereka. Saya juga berharap Novendra tidak lagi meremehkan lawan, seperti yang sudah dialaminya tahun lalu," harap Kristianus.

Harapan yang sama juga diungkapkan Ketua Umum Pengprov Percasi DKI Jakarta, Ricardo. Ia berharap Novendra tetap fokus untuk meraih gelar GM. "Tentu saya berharap DKI punya GM Baru karena DKI merupakan barometernya catur Indonesia. Saya harap apa yang sudah diusahakan oleh seluruh pihak untuk menggelar Jakarta Open dengan adanya Dwi Tarung Internasional ini, tidak disia-siakan oleh Novendra untuk menjadi GM. Karena ini akan menjadi kesempatan yang langka bagi Novendra," ungkapnya.

Sebelumnya, Novendra sukses meraih kemenangan pada babak pertama Dwi Tarung Internasional dengan sukses menghentikan Nguyen Anh Dung di langkah 23 dengan memegang bidak hitam. Kristianus memuji permainan Novendra tersebut sebagai tipikal permainan kelas Grand Master. Sementara Novendra mengatakan babak pertama ini kian menambah motivasinya untuk berlaga di babak kedua, Rabu (13/11) ini. "Di babak kedua saya akan mencoba bermain safety," ungkap Novendra.

"Paling tidak jika terdesak saya akan mencoba memaksa hasil remis. Pasalnya, jika saya kalah maka peluang untuk meraih gelar semakin berat. Justru, kemenangan di babak pertama ini lebih memuluskan langkah saya untuk meraih Norma Grand Master penuh," tuntasnya. 

Berita Terkait