07 November 2019 19:28 WIB
Oleh : eko

150 Pecatur Tampil di Jakarta Open 2019

PENGURUS Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Pengurus DKI Jakarta akan menggelar turnamen catur internasional bertajuk Jakarta Terbuka 2019 di Hotel Grand Kemang, Jakarta, 12-16 November.

Ketua Umum Percasi DKI Jakarta, Rikardo menjelaskan, sejauh ini sudah ada 150 pecatur yang berasal dari 25 pengprov mendaftarkan diri demi memperebutkan trofi juara dan total hadiah Rp300 juta.

Percasi sengaja membatasi peserta turnamen dengan rangking maksimal 2220. Dengan begitu, ajang Jakarta Terbuka kali ini akan memberi kesempatan bagi pecatur yang memiliki rating rendah, khususnya para junior.

Percasi Pengprov DKI Jakarta mewajibkan calon peserta untuk memiliki lisensi dari Federasi Catur Internasional (FIDE).

"Persyaratan yang ada supaya turnamen ini lebih berkelas dengan hasil turnamen yang jelas, yaitu peningkatan rating atlet," ujarnya.

Jakarta Terbuka kali ini akan mempertandingkan tiga nomor lomba, yaitu Classic, Rapid, dan Blitz untuk peserta umum.

Selain itu, panitia juga menyelenggarakan laga bertajuk Dwitarung Internasional yang mempertemukan calon Grand Master dari Indonesia, Novendra Priasmoro dengan Grand Master asal Vietnam, Nguyen Anh Dung.

“Ia (Novendra) butuh lima poin lagi untuk berhak mendapatkan gelar Grand Master (GM). Di atas kertas harus menang karena pecatur Vietnami sudah bukan pecatur top,” tutur Kepala Pembinaan dan Prestasi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kristianus Liem. 

Berita Terkait