02 November 2019 20:18 WIB
Oleh : eko

Steven Setiabudi Musa Rela Berdiri di Tepi Matras Motivasi Atlet DKI

Ketua PGSI DKI Jaya, Steven Setiabudi Musa

MESKI disibukan dengan jabatannya sebagai Ketua Penyelenggara Kejurnas Gulat/Pra-PON 2020, Steven Setiabudi Musa yang juga Ketua Pengprov PGSI DKI Jaya itu, tak segan-segan berdiri di pinggir matras untuk memberikan motivasi kepada setiap pegulat DKI Jaya yang sedang berlaga. 

"Saya cukup puas dengan prestasi para pegulat DKI Jaya di hari pertama dengan meraih satu emas melalui Andika Sulaeman di kelas 77 kg, " tutur Steven Setiabudi Musa yang juga Anggota DPRD DKI Jaya itu. 

Menurutnya, keberhasilan Andika meraih emas sudah diprediksi sejak awal. Pasalnya, ia merupakan salah satu pegulat andalan DKI Jaya untuk mendulang medali di PON 2020 mendatang. 

"Paling tidak selalu tuan rumah, kami tidak kehilangan muka dengan meraih satu emas di hari pertama. Besok, masih ada lagi pegulat DKI Jaya yang diharapkan menyamai prestasi Andika, " tandas Politisi dari PDI-P itu. 

Dalam Pra-PON kali ini, DKI Jaya menargetkan meloloskan sebanyak mungkin para pegulat ke PON 2020 mendatang. 

"Tapi, meski lolos paling tidak peringkat mereka berada di tiga besar, " ungkapnya. 

Menghadapi PON 2020 mendatang, Steven Setiabudi Musa mencanangkan target 2-3 emas. Namun, ia berharap target itu  bisa melebihi. 

"Rencananya, para pegulat yang dipersiapkan menghadapi PON Papua para pegulat akan menjalani latihan di Korea Selatan selama 4 bulan, " kata Steven Setiabudi Musa didamping Asisten Manajer Tim Gulat PON 202O, Tubagus Adi. 

Berita Terkait